Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»24.000 Aplikasi Pemerintah Mau Disuntik Mati, Ini Gantinya
    Insight News

    24.000 Aplikasi Pemerintah Mau Disuntik Mati, Ini Gantinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Juli 2022Updated:17 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyebut ada terlalu banyak aplikasi yang digunakan pemerintah saat ini. Pihaknya pun akan menggabungkannya ke dalam satu aplikasi super yang mewadahi semua alias super app.

    Saat ini paling tidak, kata Johnny, ada sekitar 24.000 aplikasi pemerintahan dan lembaga. Menurutnya, hal itu tidak efisien lantaran tiap aplikasi bekerja masing-masing.

    “Bahkan di setiap kementerian dan lembaga pemerintah daerah memiliki aplikasi yang berbeda-beda di setiap sub unitnya, sangat tidak efisien,” kata Johnny saat berbicara dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2022.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut Johnny, paling tidak hanya butuh 8 aplikasi yang terintegrasi untuk memudahkan komunikasi.

    “Ini sedang kita siapkan dalam roadmap Kominfo,” tuturnya.

    Nantinya dari 24.000 aplikasi ini, Kominfo akan melakukan shutdown dan menutupnya, kemudian secara bertahap akan dipindahkan ke dalam super app tersebut.

    Ia meyakini penggunaan super app efisiensinya akan lebih tinggi dari intervensi fiskal yang Menteri Keuangan Sri Mulyani keluarkan saat ini.

    “Puluhan triliun hematnya, kalau itu bisa dilakukan luar biasa untuk kita,” terangnya.

    Di sisi lain, pemerintah dalam rangka electronic government, menggunakan 2.700 pusat data dan server ini hanya 3 persen yang berbasis cloud. Sisanya bekerja sendiri-sendiri yang mengakibatkan sangat sulit untuk menghasilkan satu data sebagai implementasi data data driven policy di Indonesia.

    “Jadi perlu kita siapkan dengan benar.” pungkasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Program Benefit Bagi Karyawan Ala Employee Super App, Venteny

    (dem)


    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.