Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»2,1 Juta Situs Judi Online di RI Sudah Diblokir Kominfo
    Insight News

    2,1 Juta Situs Judi Online di RI Sudah Diblokir Kominfo

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Juni 2024Updated:19 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kementerian Kominfo terus melakukan pemblokiran pada situs-situs judi online. Data terbaru menyebutkan kementerian telah memblokir 2,1 juta situs.

    “2,1 juta..tentu bertambah ya 2,1 juta itu terhitung beberapa hari lalu,” kata Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Usman kansong dalam diskusi online Mati Melarat Karena Judi, dikutip Rabu (19/6/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia menjelaskan Kominfo memiliki mekanisme untuk menjaring situs dan konten terkait judi online. Salah satunya menggunakan sistem automatic identification system (AIS).

    Sistem tersebut menggunakan Artificial Intelligence (AI). Usman menjelaskan banyak identifikasi menggunakan mekanisme ini.

    Selain itu juga ada yang menggunakan patroli siber. Beda dengan sistem sebelumnya, ini melibatkan manusia untuk memantau secara langsung.

    “Kita punya tiga mekanisme, pertama AI melalui automatic identification system. Ini lebih banyak memang identifikasi dari alat ini,” jelas Usman.

    “Kedua melalui patroli siber, ini manusia ya orang yang terdiri dari 3 shift. Yang ketiga laporan dari masyarakat. Tiga mekanisme itulah yg kita gunakan memantau judi online,” imbuhnya.

    Saat ditanya letak server situs judi online, Usman menjelaskan semuanya berada di luar Indonesia. Hal serupa juga ditemukan untuk aliran dana yang digunakan untuk praktik tersebut.

    “Server hasil identifikasi kami server ujungnya itu kebanyakan di luar negeri. Termasuk aliran dananya banyak di luar negeri, di negara Asia Tenggara,” ucap Usman.




    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.