Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»2022 Kacau Balau, Warga RI Ramai Download Aplikasi Pinjol
    Insight News

    2022 Kacau Balau, Warga RI Ramai Download Aplikasi Pinjol

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Januari 2023Updated:15 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kondisi ekonomi sepanjang 2022 lalu bisa dibilang penuh ketidakpastian. Tsunami PHK menyebabkan banyak orang kehilangan mata pencarian secara tiba-tiba. Belum lagi harga kebutuhan pokok yang sempat melambung tinggi.

    Hal ini agaknya berpengaruh terhadap maraknya pinjaman online (pinjol) lewat aplikasi mobile. Laporan dari firma riset data.ai bertajuk “State of Mobile 2023” menunjukkan pertumbuhan bisnis pinjol yang signifikan sepanjang 2022.

    Pada Q4 2022, aplikasi pinjol di-download sebanyak 45,4 juta kali lewat perangkat Android maupun iOS. Angka itu naik hampir 2 kali lipat dari Q4 2021, di mana aplikasi pinjol di-download “cuma” 27,2 juta kali.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Popularitas aplikasi pinjol tampak naik signifikan sejak awal 2022. Pada Q1 tahun lalu, aplikasi pinjol di-download 33,6 juta kali.

    Selanjutnya naik menjadi 43 juta download pada Q2 2022, hingga tembus angka tertinggi di 47,6 juta download pada Q3 2022, dirangkum CNBC Indonesia, Kamis (12/1/2023).

    Angka itu jauh di atas aplikasi ber-genre finansial lainnya, seperti mobile banking, dompet digital, investasi, trading mata uang kripto, dan lainnya.

    Tiga aplikasi pinjol yang paling banyak di-download secara berurutan adalah Kredivo, AdaKami, dan EasyCash. Sementara itu, untuk aplikasi keuangan secara umum, DANA (dompet & pembayaran digital), BRImo (mobile banking), dan New Living (mobile banking) menduduki tiga perangkat teratas yang paling banyak di-download.

    Perlu dicatat, meskipun DANA masuk dalam kategori aplikasi dompet & pembayaran digital, namun pengguna bisa juga mengajukan pinjaman online hingga Rp 10 juta. 

    Minat ke Kripto Merosot

    Berdasarkan laporan data.ai, tampak penurunan minat pada aplikasi aplikasi trading kripto. Pada Q4 2022, hanya 1,7 juta kali orang mengunduh aplikasi trading kripto atau turun lebih dari tiga kali lipat dibandingkan angka download 6,3 juta kali pada Q4 2021.

    “Aplikasi trading mata uang kripto mengalami penurunan drastis di 2022. Hal ini menyusul turbulensi di pasar mata uang kripto yang menyebabkan keruntuhan mata uang seperti Luna, serta bursa kripto seperti FTX,” dikutip dari penjabaran data.ai.

    Lebih lanjut, aplikasi yang berbau investasi personal secara umum juga menurun pelan tapi pasti. Pada Q4 2022, aplikasi investasi personal di-download sebanyak 5,9 juta kali atau menurun dari angka 10,9 juta kali pada kuartal yang sama tahun 2021.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Waspada! Pinjol Ilegal Akan Teror Korbannya Pakai Cara Ini

    (tib)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.