Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»15 Aplikasi Ini Berbahaya, Cek Ada di HP Kamu Nggak?
    Insight News

    15 Aplikasi Ini Berbahaya, Cek Ada di HP Kamu Nggak?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Februari 2022Updated:12 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ada 15 aplikasi Android yang sebaiknya dihapus dari ponsel Anda. Jika tidak segera dihapus, ada kemungkinan data Anda bisa dicuri.

    Aplikasi tersebut ditemukan Tatyana Shishkova, analis Kaspersky, serta terinfeksi Malware Joker. Dari aplikasi berbahaya itu, beberapa di antaranya cukup populer dengan telah dipasang sebanyak 50 ribu kali.

    Berikut 15 aplikasi bermasalah tersebut, seperti dikutip dari News 18:

    1. Easy PDF Scanner

    2. Now QRCode Scan

    3. Super-Click VPN

    4. Volume Booster Louder Sound Equalizer

    5. Battery Charging Animation Bubble Effects

    6. Smart TV Remote

    7. Volume Boosting Hearing Aid

    8. Flashlight Flash Alert on Call

    9. Halloween Coloring

    10. Classic Emoji Keyboard

    11. Super Hero-Effect

    12. Dazzling Keyboard

    13. EmojiOne Keyboard

    14. Battery Charging Animation Wallpaper

    15. Blender Photo Editor-Easy Photo Background Editor

    Kepolisian Belgia juga sempat menemukan 8 aplikasi Android berisi Malware Joker, mengutip Times of India.

    Delapan aplikasi bermasalah juga pernah dilaporkan oleh lembaga riset, Quick Heal Security Lab. Laporan itu diungkap pada bulan Juni 2021 lalu.

    Ini daftar delapan aplikasi tersebut:

    – Auxiliary Message

    – Element Scanner

    – Fast Magic SMS

    – Free CamScanner

    – Go Messages

    – Super Message

    – Super SMS

    – Travel Wallpapers

    Malware Joker teridentifikasi pertama kali tahun 2017 lalu. Virus digunakan untuk menginfeksi aplikasi dan mencuri uang para korbannya.

    Peneliti Quick Heal mengungkapkan malware dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi pribadi korban. Misalnya dari SMS, daftar kontak, informasi perangkat dan kode One Time Password (OTP).

    Google juga terus berupaya melawan kehadiran Joker sejak kembali lagi tahun lalu. Perusahaan menghapus seluruh aplikasi yang dilaporkan terinfeksi malware tersebut.

    [Dexpert.co.id]

    (wia)



    Innovation Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.