Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»14 Kode Rahasia Pilot Saat Pesawat dalam Keadaan Darurat
    Inspiring You

    14 Kode Rahasia Pilot Saat Pesawat dalam Keadaan Darurat

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman9 Januari 2024Updated:9 Januari 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pesawat adalah moda transportasi dengan rasio kecelakaan yang paling kecil jika dibandingkan dengan transportasi lainnya, seperti mobil, kereta, hingga kapal. Meskipun demikian, potensi kecelakaan di setiap perjalanan akan tetap ada. Maka dari itu, penting bagi para penumpang untuk mengetahui prosedur keselamatan hingga kode-kode yang dipakai pilot dan awak kabin saat keadaan darurat.

    Pilot dan awak kabin memiliki kode khusus untuk digunakan saat situasi darurat. Kode-kode ini biasanya diberikan kepada sesama awak kabin untuk menginformasikan potensi insiden yang membahayakan, termasuk ketika pesawat akan jatuh.

    Melansir dari The Telegraph, pilot sekaligus penulis Cockpit Confidential, Patrick Smith, mengungkapkan bahwa ada banyak kode yang biasa digunakan pilot selama penerbangan, baik saat persiapan lepas landas, selama perjalanan, ketika mengalami kondisi darurat, hingga mendarat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lalu, apa saja kode-kode yang sering dipakai pilot? Berikut ulasannya.

    1. Mayday

    “Mayday” adalah istilah penerbangan yang paling populer di kalangan masyarakat. Jika pilot mengucapkan kata ini maka pesawat sedang mengalami situasi berbahaya.

    2. Pan-pan

    Selain “Mayday”, kode lain yang menandakan situasi serupa adalah “Pan-pan”. “Pan-pan” diambil dari bahasa Prancis, yakni “Panne” yang berarti kerusakan. Bedanya, “Pan-pan” digunakan untuk mengacu bahaya yang tidak terlalu serius.

    3. 7500, 7600, dan 7700

    “7500” adalah kode yang menandakan pesawat terancam atau telah dibajak. Sementara itu, “7700” merupakan kode darurat yang lebih umum. Terakhir, “7600” menandakan kegagalan radio.

    4. All-call

    “All-call” adalah panggilan permintaan agar setiap awak kabin memberi laporan melalui interkom dari stasiun masing-masing dan mempersiapkan penerbangan atau landing.

    5. Last-minute Paperwork

    Kode “Last-minute paperwork” berarti penerbangan akan tertunda atau delay. Kata “Paperwork” biasanya merujuk pada perubahan jadwal penerbangan atau sesuatu yang berhubungan dengan pengecekan berat dan keseimbangan pesawat.

    6. Flight Level

    “Flight Level” adalah kode untuk menginformasikan ketinggian pesawat di atas permukaan laut. Biasanya, ketinggian disebutkan dalam hitungan berapa ribu kaki.

    7. Ground Stop

    Kode ini biasa digunakan ketika keberangkatan ke satu atau lebih tujuan dibatasi oleh kontrol lalu lintas udara. Biasanya, pembatasan karena kepadatan lalu lintas.

    8. EFC Time

    EFC adalah singkatan dari Expect Further Clearance atau perkiraan waktu diizinkan untuk meninggalkan area tunggu.

    Selain itu, istilah ini juga digunakan untuk mendapatkan izin lebih lanjut dari kontrol lalu lintas udara. Ini adalah istilah yang digunakan oleh pilot dan pemandu lalu lintas udara ketika penerbangan mengalami keterlambatan atau ditahan karena kepadatan lalu lintas atau cuaca.

    9. Deadhead

    “Deadhead” adalah istilah yang merujuk pada kru pesawat yang tidak bertugas, tetapi ikut terbang sebagai penumpang. Biasanya, kru tersebut ikut dalam penerbangan untuk kembali ke homebase atau sekadar perjalanan pribadi.

    Selain itu, “deadhead” juga bisa digunakan untuk proses pertukaran posisi antara kru pesawat yang bertugas.

    10. Gatehouse

    “Gatehouse” adalah kode yang merujuk pada area gerbang atau ruang tunggu naik pesawat.

    11. Ramp

    Kode “ramp” biasanya digunakan untuk menggambarkan situasi saat pesawat yang sudah landas sedang manuver mendekat ke terminal atau wilayah lain yang dekat dengan bandara.

    12. Apron

    Apron yang dimaksud adalah apron bandara, yakni tempat pesawat dapat parkir untuk menaikkan dan menurunkan penumpang serta mengisi bahan bakar.

    13. Air Pocket

    Kalimat “Air pocket” merujuk pada turbulensi atau kondisi ketika kecepatan aliran udara di dalam pesawat berubah drastis sehingga pesawat terguncang.

    14. At this time

    Kalimat “At this time” cenderung digunakan oleh pilot untuk memerintahkan seisi pesawat untuk melakukan suatu hal dengan segera. Contoh penggunaan kalimat ini adalah “At this time, we ask that you please put away all electronic devices” yang berarti “Saat ini, kami meminta Anda untuk mematikan seluruh perangkat elektronik”.

    (hsy/hsy)


    Ide Sukses Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.