Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»11 Tanda Tubuh Kurang Tidur, Termasuk Sering Terbangun
    Inspiring You

    11 Tanda Tubuh Kurang Tidur, Termasuk Sering Terbangun

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman29 Januari 2024Updated:29 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Tidur adalah kebutuhan tubuh yang wajib terpenuhi dan dilakukan oleh setiap manusia. Sebab, tidur adalah kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat dan mengembalikan tenaga setelah beristirahat seharian.

    Melansir dari CNBC Make It, American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan orang dewasa untuk tidur setidaknya tujuh jam setiap malam. Namun, banyak orang yang tidur bahkan kurang dari lima atau enam jam setiap malam karena terlalu banyak hal yang harus dilakukan dalam sehari.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Maka dari itu, penting bagi seseorang untuk mengenali tanda-tanda tersembunyi yang menunjukkan bahwa tubuh memerlukan waktu istirahat yang lebih. Apa saja? Berikut rangkumannya menurut dokter medis dan ahli gizi, dr. Amy Shah.
    1. Anda membutuhkan waktu 30 menit atau lebih dari durasi norma untuk tertidur saat malam hari
    2. Anda sering melupakan mimpi saat tidur
    3. Tubuh masih merasa lelah ketika bangun pagi
    4. Sering merasa lapar dan nafsu makan terhadap makanan cepat saji (junk food) meningkat
    5. Sering terbangun tiba-tiba dari jadwal yang seharusnya
    6. Sering merasa mengantuk dan lelah sepanjang hari
    7. Sering erbangun lebih dari satu kali saat malam har
    8. Sering merasa khawatir dan banyak pikiran saat malam hari
    9. Mata merah dan bengkak
    10. Kantong mata sangat menghitam di pagi hari
    11. Emosi tidak stabil, seperti mudah marah, impulsif, cemas berlebihan, hingga sedih.

    Guna mengatasi masalah kurang tidur, dr. Shah menyarankan setiap orang untuk sudah berada di tempat tidur antara pukul 9.00 atau 10.00 malam dan menargetkan bangun antara pukul 5.30 dan 7.00 pagi. Ia mengatakan, jadwal tersebut harus dilakukan setiap hari tanpa terkecuali.

    “Biasanya, saya selalu tidur siang sebentar selama 20 menit sehingga bisa memiliki energi ekstra untuk beraktivitas,” ujar dr. Shah, dikutip Senin (29/1/2024).

    Selain itu, dr. Shah juga menyarankan untuk membatasi konsumsi protein hewani, gula rafinasi, garam, dan lemak jenuh. Sebab, makanan tersebut bisa memicu pelepasan kortisol yang berlebihan. Kortisol adalah hormon yang menyediakan energi melimpah bagi tubuh.

    “Sebagai gantinya, konsumsi buah dan sayuran yang dapat meningkatkan ritme produksi kortisol yang sehat agar tidur bisa lebih nyenyak,” sebut dr. Shah.



    Artikel Selanjutnya


    Gejala Menopause Ini Disebut Beri Sinyal Bahaya, Benarkah?

    (Sumber: CNBC.com )


    Ide Sukses Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.