Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»10 Negara Blokir TikTok, Makin Dekat dengan Indonesia
    Insight News

    10 Negara Blokir TikTok, Makin Dekat dengan Indonesia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 April 2023Updated:5 April 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Daftar negara yang melarang penggunaan Tiktok makin panjang. Terbaru Australia mengumumkan kebijakan yang sama.

    Tiktok dianggap berisiko pada keamanan nasional negara tersebut. Bahkan aplikasi disebut memiliki hubungan dengan pemerintah China dan bisa memberikan akses pengguna pada mereka.

    Badai pemblokiran tersebut sudah terjadi sejak Desember tahun lalu. Namun sejauh ini, pemblokiran masih terbatas pada perangkat yang digunakan oleh pegawai pemerintah negara-negara tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berikut daftar negara yang melakukan pelarangan Tiktok, dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (5/4/2023):

    1. Taiwan

    Taiwan mengumumkan larangan penggunaan aplikasi pada pemerintah dan publik pada 8 Desember 2022 lalu. Mereka juga dilarang menginstall aplikasi pada perangkat resminya.

    2. Amerika Serikat (AS)

    Pada 27 Desember 2022, AS juga melakukan hal serupa. Lewat email, Kantor Kepala Pejabat Administrasi melarang anggota DPR dan stafnya menggunakan Tiktok pada perangkat pemerintah.

    Belum lama ini, kongres AS juga memanggil CEO Tiktok Shou Zi Chew. Dalam kesempatan itu juga dibahas kemungkinan Partai Komunis China mengakses dat pengguna platform tersebut, yang dibantah oleh Chew.

    3. Uni Eropa

    Komisi Eropa juga melarang perangkat pemerintahannya digunakan untuk Tiktok pada 23 Februari 2023. Ada 32 ribu pegawai yang termasuk 27 negara anggota Uni Eropa yang terdampak kebijakan ini.

    4. Kanada

    Masih dalam bulan yang sama, giliran Kanada yang melakukan perintah serupa. Larangan tersebut memang masih sebatas pemerintah, namun Perdana Menteri Justin Trudeau menjelaskan masyarakat mungkin akan merefleksikan larangan pada keamanan data sendiri dan memberikan pilihan.

    5. Latvia

    Menteri Luar Negeri Latvia, Edgars Rinkevics mengumumkan menghapus Tiktok dari ponselnya per awal Maret lalu. Kementerian yang dipimpinnya juga dilarang menggunakan aplikasi itu.

    6. Denmark

    Pusat keamanan siber Denmark menetapkan Tiktok berisiko menjadi spionase. Pemerintah setempat akhirnya melarang perangkat karyawan menggunakan aplikasi. Pada 10 Maret, penyiar publik, DR menghapus Tiktok dari ponselnya.

    7. Belgia

    Perdana Menteri Alexander de Croo beralasan melarang Tiktok pada perangkat pemerintah karena adanya peringatan soal aplikasi dari layanan keamanan dan pusat keamanan siber negara tersebut. Dia juga menyinggung soal hubungan aplikasi dengan China.

    8. Inggris

    Tiktok dilarang digunakan pada perangkat pemerintah Inggris pada pertengahan Maret. Menteri kantor kabinet Oliver Dowden menjelaskan alasan larangan sebagai langkah proporsional berbasis risiko.

    9. Selandia Baru

    Anggota parlemen Selandia Baru juga dilarang menggunakan Tiktok pada 17 Maret 2023 lalu. Mereka beralasan tidak bisa menerima risiko yang ditimbulkan oleh Tiktok.

    10. Australia

    Australia jadi negara terbaru yang melarang penggunaan Tiktok pada perangkat pemerintah. China juga jadi alasan pelarangan tersebut, karena ada ketakutan data penggunanya diambil demi kepentingan politik negara tersebut dan merusak kepentingan Barat.




    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.