Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»WHO Ungkap Fakta Baru Disease X yang Bisa Jadi Pandemi Ngeri
    Inspiring You

    WHO Ungkap Fakta Baru Disease X yang Bisa Jadi Pandemi Ngeri

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 September 2023Updated:27 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Beberapa waktu belakangan ini, dunia sedang dihebohkan oleh prediksi potensi pandemi baru akibat “Disease X” yang disebut tujuh kali lipat mematikan dari Covid-19. Berbeda dengan Covid-19 yang disebabkan oleh Virus Corona, “Disease X” bisa berupa virus, bakteri, atau bahkan jamur.

    Melansir dari NDTV, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa “Disease X” bisa menjadi ancaman serius yang disebabkan oleh patogen. Menurut organisasi tersebut, patogen yang bisa berupa virus, bakteri, atau jamur itu masih belum teridentifikasi sebagai penyebab penyakit pada manusia.

    Dengan demikian, “Disease X” dapat menjadi ancaman pandemi selanjutnya yang bisa muncul di tempat-tempat tidak terduga dan sangat sulit untuk diketahui penyebabnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Oleh sebab itu, para ahli didorong untuk segera melakukan penelitian guna mencegah pandemi mematikan tersebut dan mengembangkan vaksin dengan cepat.

    Sebelumnya, Ketua Tim Vaksinasi di Inggris, Dame Kate Bingham, mengatakan bahwa penyakit baru yang disebut “Disease X” bisa menyebabkan kematian 50 juta orang di dunia. Menurutnya, dunia ‘beruntung’ karena Covid-19 tidak lebih mematikan dari penyakit tersebut.

    Melansir dari Express, sejumlah pakar berpendapat bahwa penyakit yang berasal dari virus terdahulu ini sedang ‘dalam perjalanan’.

    “Pandemi flu Spanyol pada 1918-1919 telah menewaskan setidaknya 50 juta orang di seluruh dunia, dua kali lipat lebih banyak daripada korban tewas Perang Dunia I,” kata Bingham, dikutip Rabu (27/9/2023).

    “Saat ini, kami memperkirakan jumlah kematian serupa disebabkan oleh salah satu dari sejumlah virus yang sudah ada. Kini, ada lebih banyak virus yang berkembang biak dan bermutasi daripada semua bentuk gabungan kehidupan lain di planet kita,” lanjutnya.

    Dengan demikian, Bingham menyarankan para ilmuwan untuk memantau sekitar 25 keluarga virus yang masing-masing terdiri dari ribuan virus individu dan berpotensi menjadi pandemi besar mematikan selanjutnya.

    “Bayangkan jika Disease X memiliki tingkat penularan seperti campak dengan tingkat kematian seperti Ebola, yaitu sekitar 67 persen,” ujar Bingham.

    “Di suatu tempat di dunia, virus tersebut sedang berkembang biak. Suatu saat, seseorang akan mulai terjangkit penyakit tersebut,” lanjutnya.



    Artikel Selanjutnya


    WHO Pecat Peneliti COVID-19 karena Ketahuan Berperilaku Cabul

    (hsy/hsy)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.