Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Waspada Modus Penipuan Catut Kemenkes, Bisa Bobol Rekening
    Inspiring You

    Waspada Modus Penipuan Catut Kemenkes, Bisa Bobol Rekening

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman10 Desember 2023Updated:10 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Masyarakat diimbau untuk waspada jika ada yang menelpon dan mengatasnamakan Kemenkes untuk menanyakan perihal keikutsertaan vaksinasi Covid-19. Imbauan ini diunggah dalam story Instagram Kemenkes kemarin, Sabtu (9/12/2023).

    Adapun, isi himbauan Kemenkes tersebut sebagai berikut:

    “#Healthies jika ada yang telepon mengatasnamakan Kementerian Kesehatan RI, menanyakan mengenai : “Apakah sudah divaksinasi, tekan 1 jika sudah, tekan 2 jika belum, dapat dipastikan bahwa hal ini adalah HOAX!”


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Akibatnya fatal, telepon akan diblokir dan diretas, serta semua data perbankan/online banking akan dibobol.”

    Oleh karena itu, Kemenkes meminta semua masyarakat berhati-hati. Kemenkes meminta masyarakat mencari informasi resmi Kemenkes di akses website dan akun media sosial resmi Kemenkes. Adapun akun resmi Instagram @kemenkes_ri dan YouTube Kementerian Kesehatan RI.

    Tindakan phising ini terjadi di tengah kembali maraknya kasus Covid di Indonesia. Kasus positif covid-19 kembali meningkat. Hal ini terlihat dari data kasus positif yang sebelumnya tercatat 30-40 pasien dalam sepekan, sekarang kasus mingguannya mencapai 267 pasien di periode 28 November sampai dengan 2 Desember 2023. Kemudian, data 6 Desember 2023 menunjukkan rata-rata kasus harian mencapai 35-40 kasus, sebanyak 6-131 orang dirawat di RS.

    Peningkatan kasus Covid-19 dibarengi dengan kenaikan jumlah pemeriksaan. Di sisi lain, ada dugaan varian baru yang memicu tingkat transmisi atau penularan lebih cepat dan lebih mudah menginfeksi masyarakat. Oleh karena itu, Kemenkes meminta masyarakat menggunakan masker jika sakit dan menunda perjalanan, melakukan prokes dan melengkapi vaksin Covid-19.



    Artikel Selanjutnya


    Modus Penipu Cinta Tinder Swindler Indonesia: Dolar Kripto!

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.