Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Waspada Anak Kena Kanker Hati, Begini Penyebab dan Gejalanya
    Inspiring You

    Waspada Anak Kena Kanker Hati, Begini Penyebab dan Gejalanya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 Juni 2023Updated:22 Juni 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kanker hati dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Ada dua jenis kanker hati pada anak, yaitu hepatoblastoma dan hepatocellular carcinoma.

    Dokter Spesialias Anak, Prof.Dr.dr Hanifah Oswari, Sp.A (K) mengatakan bahwa jenis kanker hati yang sering ditemui pada anak yakni hepatoblastoma.

    “Umumnya hepatoblastoma menjadi jenis kanker hati yang sering ditemui. Kanker ini muncul secara tiba-tiba, bahkan tanpa riwayat keluarga sebelumnya,” ujar Prof.Dr.dr Hanifah Oswari dalam akun Youtube, Ngobrol Bareng RSCM bertema Waspada Gejala Kanker Hati pada Anak, beberapa waktu lalu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Penyebab kanker hati
    Berbicara bagaimana kanker hati bisa menyerang anak hingga saat ini belum ada teori yang pasti bisa menyatakan hal tersebut. Namun Oswari mencontohkan bahwa hepatoblastoma berasal dari hepatoblast. Kanker hati ini berawal dari sel organ hati yang belum matang.

    Hal tersebut berakibat terjadinya pertumbuhan sel kanker tumbuh dengan cepat yang menyebabkan hati seketika membesar.

    Kemudian hepatocellular carcinoma yakni berhubungan dengan infeksi hepatitis B atau hepatitis C sebelumnya. Ini bisa juga disebabkan kelainan genetik lainnya yang tidak diketahui namun menyebabkan risiko yang lebih tinggi untuk terjadinya kanker hati.

    Pada jenis kanker hepatocellular carcinoma bisa dengan pemberian vaksin hepatitis B. Ini dapat mencegah keparahan infeksi virus hepatitis B.

    Namun untuk jenis kanker hati hepatoblastoma belum dapat ditemukan pencegahannya. Meskipun begitu, ada baiknya orang tua melakukan beberapa tindakan yang diketahui dapat menunjang kesehatan organ hati maupun kesehatan tubuh anak secara optimal.

    Gejala
    Gejala kanker hati pada anak sulit dikenali pada fase awal. Ukuran yang masih kecil pada fase awal ini tentu akan membuat kesulitan untuk mengetahui adanya keberadaan kanker hati.

    Pada fase akhir, barulah tampak adanya benjolan di perut si anak yang mungkin juga teraba oleh orang tuanya. Pada kondisi ini, sering kali kanker hati sudah berukuran sangat besar.

    Untuk gejala umum biasanya seperti pucat, nyeri pada tulang, demam sakit kepala, berat badan menurun, perubahan yang terjadi pada mata, seperti terlihat manik putih atau juling dan hilangnya penglihatan dan memar atau bengkak pada sekitar mata.

    Beberapa cara yang sebaiknya dilakukan untuk mencegah kanker hati pada anak, antara lain:

    – Selalu kontrol pertumbuhan dan perkembangan anak secara teratur pada dokter spesialis anak.

    – Gunakan kurva pertumbuhan untuk memantau kenaikan BB anak. Bila kurva tampak menurun, konsultasikan pada dokter.

    – Jaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang. Pemberian ASI (Air Susu Ibu) bisa diteruskan selama 2 tahun. Setelah berusia 6 bulan ke atas, berikan MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang padat gizi dan kaya kandungan besi

    – Vaksinasi anak sesuai jadwal. Khususnya, jangan lupakan vaksin hepatitis B. Vaksin hepatitis B mencegah keparahan infeksi virus hepatitis B, yang berkaitan dengan kejadian kanker hati jenis hepatocellular carcinoma.

    (Sumber: CNBC.com )


    Inspirasi Sukses Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.