Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Was-was GERD Ganggu Puasa, Ini Tips Biar Tetap Aman!
    Inspiring You

    Was-was GERD Ganggu Puasa, Ini Tips Biar Tetap Aman!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman24 Maret 2023Updated:24 Maret 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Puasa pada bulan Ramadan adalah salah satu ibadah wajib bagi umat Muslim di seluruh dunia. Sebagai ibadah yang mewajibkan untuk menahan lapar, haus, dan hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari, puasa sering kali menjadi kekhawatiran bagi umat Muslim yang menderita asam lambung atau GERD.

    Asam lambung adalah cairan yang diproduksi oleh sel-sel lambung untuk membantu sistem pencernaan. Asam lambung memiliki tugas tugas membunuh mikroorganisme yang membahayakan kesehatan. Namun, asam lambung bisa naik ke pangkal mulut bagian atas.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Umumnya, asam lambung yang diproduksi secara berlebihan akan naik ke kerongkongan. Bila fungsi kerongkongan terganggu, kerongkongan tidak akan tertutup dengan benar dan membuat isi perut kembali ke kerongkongan sehingga menyebabkan gejala asam lambung.

    Kondisi melemahnya otot kerongkongan disebut sebagai gastroesophageal reflux disease alias GERD. Namun, orang awam lebih mengenalnya dengan sebutan penyakit asam lambung.

    Lantas, bagaimanakah cara agar penderita GERD dapat tetap melaksanakan ibadah puasa dengan nyaman dan aman? Berikut rangkumannya, dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

    Hindari Porsi Makan yang Berlebihan

    Makan dengan porsi yang berlebihan ketika sahur atau berbuka puasa dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan meningkatkan asam lambung. Sebab, makanan yang terlalu banyak bisa memberikan tekanan bagi lambung dan memicu naiknya asam lambung.

    Makanan dengan porsi besar membutuhkan waktu yang lebih lama dan lambat untuk dicerna karena jumlah enzim pencernaan yang terbatas. Bila perut terlalu kenyang maka perut bisa tidak terasa nyaman dan sakit.

    Hindari Makanan yang Berminyak dan Pedas

    Selama berpuasa, hindari mengonsumsi makanan berminyak, pedas, dan digoreng saat sahur maupun berbuka puasa. Makanan-makanan tersebut, terutama lemak adalah salah satu musuh utama bagi penderita GERD karena cenderung lambat dicerna dan dapat memicu peningkatan asam lambung.

    Jangan Makan Terburu-buru

    Terkadang, ada situasi yang membuat seseorang terlambat untuk sahur. Guna mengejar masa imsak, tidak jarang orang-orang yang bangun kesiangan cenderung makan dengan terburu-buru.

    Bagi penderita GERD, makan dengan terburu-buru harus dihindari karena dapat memasukkan terlalu banyak udara ke dalam saluran pencernaan sehingga bisa memicu rasa mulas dan kembung.

    Jangan Tidur setelah Makan

    Rasa mengantuk serta ingin kembali tidur sering dialami oleh sebagian besar orang setelah menyantap makanan sahur. Namun, kebiasaan tidur setelah sahur harus dihindari karena langsung terlelap setelah makan dapat menyebabkan tekanan dalam lambung meningkat. Akibatnya, makanan dan cairan lambung bisa naik ke kerongkongan.

    Pilih Menu Makanan yang Tepat

    Penderita GERD disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mudah dicerna oleh lambung, seperti makanan bertekstur lembut dan diolah dengan cara direbus. Selain itu, hindari makanan yang memicu kenaikan asam lambung, seperti minuman bersoda, makanan pedas, makanan berlemak tinggi, makanan dan minuman berkafein, serta makanan asam.


    Artikel Selanjutnya


    Mau Puasa Nih Bunda! Ini Tips Anak Bisa Kuat Sampai Magrib

    (mij/mij)


    Inspirasi Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.