Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Warning! WHO Ingatkan Ada Obat Diabetes Palsu di 4 Negara
    Inspiring You

    Warning! WHO Ingatkan Ada Obat Diabetes Palsu di 4 Negara

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 Juni 2024Updated:27 Juni 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan terkait peredaran obat diabetes semaglutide palsu yang beredar di Eropa dan Amerika pada akhir 2023 lalu.

    Mengutip dari keterangan resmi, WHO mengungkapkan bahwa pada akhir 2023 lalu terdapat tiga batch obat diabetes semaglutide dengan merek OZEMPIC palsu yang beredar di Brasil, Inggris Raya, Irlandia Utara, dan Amerika Serikat (AS). Adapun Brasil, Inggris Raya, dan Irlandia Utara mendeteksi peredaran obat palsu ini pada Oktober 2023. Sementara itu AS pada Desember 2023 lalu.

    “Produk palsu ini telah terdeteksi di Brasil, Kerajaan Inggris Raya, Irlandia Utara, dan AS. Produk ini dipasok dalam rantai pasokan yang diatur,” tulis laporan WHO, dikutip Kamis (27/6/2024).

    Sebagai informasi, OZEMPIC (semaglutide) berasal dari sekelompok obat yang disebut penghambat glukagon-like peptida-1 (GLP-1). Produk ini diindikasikan untuk pengobatan hiperglikemia pada diabetes mellitus tipe 2 pada orang dewasa, remaja, dan anak-anak di atas 12 tahun.

    Produsen asli OZEMPIC telah mengonfirmasi bahwa ketiga produk yang dirujuk dalam peringatan oleh WHO ini telah dipalsukan. Bahkan, produk-produk tersebut salah menggambarkan identitas dan sumbernya karena tidak diproduksi oleh Novo Nordisk.

    Berikut rincian hasil konfirmasi produsen asli OZEMPIC terkait peredaran obat palsu yang dimaksud.

    1. Nomor batch LP6F832 tidak dikenali.

    2. Kombinasi nomor batch NAR0074 dengan nomor seri 430834149057 tidak sesuai dengan catatan produksi asli

    3. Nomor batch MP5E511 asli, tetapi produk tersebut dipalsukan

    WHO menegaskan bahwa penggunaan obat OZEMPIC palsu dapat mengakibatkan pengobatan pasien tidak efektif akibat dosis yang salah, kontaminasi zat berbahaya, atau penggunaan bahan yang tidak diketahui.

    “Ini mungkin menimbulkan risiko serius lainnya terhadap kesehatan karena pemberian suntikan subkutan yang dapat mengancam jiwa,” tulis WHO.

    Dalam peringatannya, WHO mengimbau masyarakat untuk segera berkonsultasi dengan ahli kesehatan jika ternyata prnah menggunakan produk palsu, mengalami reaksi negatif, dan efek samping yang tidak terduga.

    “Semua produk medis harus diperoleh dari pemasok resmi atau berlisensi,” tegas WHO.

    Lantas, bagaimana cara mengidentifikasi produk palsu?

    Menurut WHO, ada tiga hal yang dapat dilakukan oleh tenaga medis atau masyarakat untuk menghindari pembelian dan/atau penggunaan produk palsu, yakni.

    1. Periksa Nomor Lot dan Nomor Seri

    WHO menyarankan untuk tidak mendistribusikan, menggunakan, atau menjual produk berlabel nomor batch yang tercantum dalam Lampiran.

    2. Periksa Fisik Obat

    Dalam kasus OZEMPIC yang produknya berupa pulpen, OZEMPIC palsu memiliki skala yang memanjang dari pulpen sat mengatur dosis.

    3. Periksa Kualitas Label

    Dalam hal obat OZEMPIC, label produk berkualitas buruk dan kemungkinan besar tidak menempel dengan baik pada pena.

    4. Cari Kesalahan Ejaan

    Selalu periksa ejaan yang tercantum dalam kemasan obat. Jika memiliki terlalu banyak kesalahan ejaan, Anda harus berwaspada terhadap potensi obat palsu.

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: 27 Artis Siap Gebrak Allo Bank Festival 2024


    Inspirasi Sukses Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.