Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Waduh! Pemasok Beras RI Pangkas Ekspor
    Inspiring You

    Waduh! Pemasok Beras RI Pangkas Ekspor

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Vietnam, salah satu negara pemasok beras RI, bertujuan untuk memotong ekspor berasnya menjadi 4 juta ton per tahun pada tahun 2030 mendatang. Hal ini dilakukan untuk memfokuskan posisi negara itu dalam ekspor beras kualitas tinggi saja.

    Vietnam adalah pengekspor beras terbesar ketiga di dunia, setelah India dan Thailand. Tahun lalu, Negeri Paman Ho mengekspor 7,1 juta ton beras.

    “Langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan ekspor beras berkualitas tinggi, memastikan ketahanan pangan dalam negeri, melindungi lingkungan dan beradaptasi dengan perubahan iklim,” menurut dokumen pemerintah tertanggal 26 Mei dan ditinjau oleh Reuters, Sabtu (26/5/2023)


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dengan manuver ini, pendapatan ekspor beras akan turun menjadi US$ 2,62 miliar per tahun pada tahun 2030, turun dari US$ 3,45 miliar pada tahun 2022.

    Selain pemangkasan, Vietnam nantinya juga akan mendiversifikasi pasar ekspor berasnya untuk mengurangi ketergantungannya pada negara mana pun. Filipina telah lama menjadi pembeli beras terbesar di Vietnam, menyumbang 45% dari pengirimannya tahun lalu.

    Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh mengatakan kepada Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr pada KTT ASEAN ini bahwa pihaknya bersedia memasok beras ke Manila untuk jangka panjang dengan harga yang wajar.

    Pada tahun 2025, 60% ekspor beras Vietnam akan dikirim ke pasar Asia, 22% ke Afrika, 7% ke Amerika Serikat, 4% ke Timur Tengah dan 3% ke Eropa, kata dokumen tersebut.

    Asosiasi Pangan Vietnam, yang mewakili pengolah dan pengekspor beras, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

    Pemerintah mengatakan Vietnam akan fokus pada produksi beras berkualitas tinggi, wangi dan beras ketan. Namun ada pihak masih ragu dengan langkah ini

    “Saya ragu strategi tersebut akan terwujud, karena produksi beras bergantung pada pasokan dan permintaan, bukan pada keputusan pemerintah,” kata pedagang beras di provinsi An Giang di Delta Mekong.

    Patut dicatat, setelah Thailand, Vietnam adalah langganan pemasok beras RI. Dari data BPS, pada Januari 2023, impor beras RI yang berasal dari Vietnam sebanyak 78,79 juta kilogram atau naik 31.418,9% secara yoy, sedangkan secara mtm kenaikannya 110,17%.



    Artikel Selanjutnya


    Simak Prediksi Vietnam Vs RI di Semifinal Piala AFF 2022

    (haa/haa)


    Ide Sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.