Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Viral Pariwisata ‘Tangan Kosong’ di Kyoto, Cek Penjelasannya
    Inspiring You

    Viral Pariwisata ‘Tangan Kosong’ di Kyoto, Cek Penjelasannya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman14 Januari 2024Updated:14 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Kunjungan wisatawan di Kyoto, Jepang tengah meroket. Namun hal ini malah menimbulkan permasalahan sosial di kawasan itu. Akibatnya, Negeri Sakura tengah mendorong kampanye pariwisata baru, yakni ‘Pariwisata Tangan Kosong’. Apa itu?

    Dilansir, Japan Today, Sabtu (13/1/2024), bangkitnya sektor pariwisata usai pandemi cenderung mendorong gelombang turis yang sangat besar atau overtourism. Hal itu menjadi menimbulkan masalah macet dan gesekan turis dan warga lokal. Kondisi ini membuat Pemerintah Kyoto mendorong kampanye pariwisata ‘tangan kosong.’

    Pariwisata ‘tangan kosong’ mendorong turis liburan tanpa membawa tas besar atau koper. Sebab, banyaknya barang bawaan ini menimbulkan ketidaknyamanan dan kemacetan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Pariwisata tangan kosong bagian dari strategi melawan overtourism yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pengunjung secara keseluruhan,” seperti dikutip dari Detikcom.

    Lalu, bagaimana jika turis sudah terlanjur membawa tas?

    Pemerintah Jepang sudah mengeluarkan solusi mengenai hal itu dengan menambah perusahaan penitipan bagasi sementara, yang semula hanya ada 4 perusahaan kini menjadi 63 perusahaan. 

    Jasa penitipan barang ini bisa diintegrasikan dengan Google Maps untuk memfasilitasi pencarian loker terdekat.

    Menurut seorang pejabat pemerintahan kota, beberapa pengemudi bus kini telah melaporkan penurunan jumlah penumpang yang membawa tas besar. Saat ini pemerintah kota siap untuk menggalakkan upaya mempopulerkan pariwisata dengan tangan kosong.

    “kita perlu mengkomunikasikan informasi yang relevan secara terus menerus dan berulang,” kata Pejabat itu.

     

     



    Artikel Selanjutnya


    Rahasia Panjang Umur Orang Jepang, Coba Lakukan Satu Hobi Ini

    (hsy/hsy)


    Selalu Semangat True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.