Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Viral Ogoh-Ogoh Mixue Ikut Pawai Jelang Nyepi di Bali
    Inspiring You

    Viral Ogoh-Ogoh Mixue Ikut Pawai Jelang Nyepi di Bali

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman21 Maret 2023Updated:21 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pawai ogoh-ogoh merupakan salah satu prosesi yang dilakukan umat Hindu di Indonesia sebelum Hari Raya Nyepi. Prosesi yang disebut pengerupukan ini ditandai dengan diaraknya ogoh-ogoh atau patung yang menggambarkan kepribadian dan sosok Bhuta Kala. Umumnya, ogoh-ogoh divisualisasikan bertubuh besar, kuku panjang, dan berwajah seram.

    Namun, tahun ini, ada ogoh-ogoh yang menarik perhatian masyarakat karena bentuknya yang tidak seram. Sejumlah video yang diunggah pengguna TikTok menunjukkan ada ogoh-ogoh berbentuk maskot Mixue ikut diarak oleh masyarakat jelang perayaan Nyepi di Pulau Bali baru-baru ini. 

    Kontras dengan ogoh-ogoh lain yang berwajah bengis, ogoh-ogoh Mixue justru tersenyum ramah. Maskot berbentuk manusia salju itu menggunakan jubah merah dan memegang tongkat berhias es krim. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Foto: Ogoh-ogoh unik yang berbentuk maskot Mixue. (Tangkapan Layar Tiktok @aldyartha01)

    Setelah diarak mengelilingi desa, ogoh-ogoh tersebut kemudian dibakar. Pembakaran ogoh-ogoh dimaknai sebagai upaya memusnahkan kejahatan yang disimbolkan dengan Bhuta Kala di bumi. Keesokan harinya, masyarakat Bali merayakan Tahun Baru Caka atau Hari Raya Nyepi dengan keheningan dan melaksanakan Catur Brata Penyepian.

    Dilansir dari laman resmi Desa Sangeh, Kabupaten Badung, ogoh-ogoh baru meluas sebagai rangkaian Nyepi di Bali sejak 1980-an. Sejak saat itu, masyarakat di Denpasar mulai membuat ogoh-ogoh. Budaya baru ini juga semakin meluas saat ogoh-ogoh diikutkan dalam Pesta Kesenian Bali XII.

    Awalnya, ogoh-ogoh hanya terbuat dari kerangka kayu dan bambu yang kemudian dibungkus dengan kertas-kertas. Namun, seiring dengan meningkatkan kreativitas dan berkembangnya zaman, masyarakat Bali mulai membuat ogoh-ogoh dari kerangka besi dan bambu yang dianyam serta dibungkus styrofoam.

    Saat ini, pengerupukan jadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan yang mengunjungi Bali. Maka dari itu, tidak heran bila pengarakan ogoh-ogoh dihadiri oleh banyak orang.

     


    Artikel Selanjutnya


    Siap-siap, RI Bakal Gelar SPORTEL BALI 23-24 Februari 2023

    (hsy/hsy)


    Selalu Semangat True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.