Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Viral Met Gala Disamakan dengan The Hunger Games, Capitol vs Gaza
    Inspiring You

    Viral Met Gala Disamakan dengan The Hunger Games, Capitol vs Gaza

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman8 Mei 2024Updated:8 Mei 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Met Gala digelar di Amerika Serikat (AS) Senin malam waktu setempat. Acara ini merupakan salah satu agenda fesyen terbesar dan bergengsi di dunia.

    Dalam acara ini, para selebriti papan atas yang hadir berlomba-lomba mengenakan busana mewah dan unik terbaiknya sesuai dengan tema yang ditentukan. Namun, digelar di The Metropolitan Museum of Art, New York dengan tema busana atau dress code “The Garden of Time (Taman Waktu)”, Met Gala kali ini lain dari biasanya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Foto: Nicki Minaj saat mengahdiri Met Gala di Metropolitan Museum of Art, New York City, Amerika Serikat (AS), Senin (6/5/2024). (REUTERS/Carlos Barria)

    Di luar Met Gala, demonstrasi pro-Palestina berlangsung. Seribu demonstran diperkirakan hadir dan berupaya masuk ke dalam museum, menuju acara fesyen dan sosialita tersebut.

    Mereka membawa pesan “Akhiri Pendudukan di Palestina, hingga “Akhiri Genosida”. Met Gala juga disinggung dengan pesan-pesan “Tidak Ada Meet Gala saat Bom Jatuh di Gaza” dan “Tak Ada Perayaan Tanpa Pembebasan”.

    Hal ini kemudian membuat “The Hunger Games” menjadi viral. Met Gala disamakan dengan film karya Suzanne Collins yang terkenal membahas kesenjangan kelas, hak istimewa, dan perjuangan revolusioner untuk bertahan hidup.

    “Tampaknya pengguna media sosial semakin memanfaatkan inti The Hunger Games untuk menangkap keadaan distopia dunia,” muat laman Mashable dikutip Rabu (8/5/2024).

    “Lagipula, aspek-aspek dari serial tersebut tidak jauh dari kenyataan yang dipermasalahkan,” tambahnya.

    Dalam film yang disadur dari buku itu, alkisah berdiri sebuah republik inti Panem. Di mana fesyen berfungsi sebagai senjata sosial-politik.

    Capitol, wilayah yang kaya, membedakan dirinya dari distrik-distrik yang tertindas, diawasi ketat, dan miskin di negara bagian tersebut. Orang-orang berkuasa mengenakan pakaian mewah yang sengaja dibuat menonjol dari pakaian sederhana yang dikenakan kebanyakan orang.

    Kesan mewah dan glamor ini juga digunakan untuk menutupi kebrutalan yang diamanatkan pemerintah. Ada pula distrik 9, wilayah paling miskin, namun ternyata memunculkan pahlawan wanita yang akhirnya menghancurkan Capitol, Katniss Everdeen.




    Aktris Pamela Anderson saat menghadiri Met Gala di Metropolitan Museum of Art, New York City, Amerika Serikat (AS), Senin (6/5/2024). (REUTERS/Andrew Kelly)Foto: Aktris Pamela Anderson saat menghadiri Met Gala di Metropolitan Museum of Art, New York City, Amerika Serikat (AS), Senin (6/5/2024). (REUTERS/Andrew Kelly)

    Kejadian di Gaza saat ini dan perayaan Met Gala akhirnya disamakan warganet dengan fakta-fakta dalam film tersebut. Met Gala disebut dengan Capitol dan sementara Gaza adalah wilayah Distric 9.

    “Rasanya seperti Hunger Games sekarang. Dengan Met Gala di Capitol, penuh dengan kemewahan dan pakaian konyol, sementara perang melanda distrik-distrik dengan penderitaan yang mengerikan dan tidak manusiawi,” muat akun @sally_writes di X.

    “Kita sebenarnya hidup dalam The Hunger Games. Negara-negara mengalami genosida dan kelaparan sementara orang-orang kaya mengenakan pakaian mewah hanya untuk pamer,” tambah akun @aadhaloser.

    “Met Gala merasakan Hunger Games ekstra tahun ini,” muat akun lain @LisaJoStewart.




    Demonstran pro-Palestina melakukan aksi protest saat berlangsungnya Met Gala di di Metropolitan Museum of Art, New York City, Amerika Serikat (AS), Senin (6/5/2024). (REUTERS/Caitlin Ochs)Foto: Demonstran pro-Palestina melakukan aksi protest saat berlangsungnya Met Gala di di Metropolitan Museum of Art, New York City, Amerika Serikat (AS), Senin (6/5/2024). (REUTERS/Caitlin Ochs)

    Hal sama juga dimuat media Turki, TRT. Media itu memuat bagaimana pengguna media sosial berbicara tentang pemboman Israel di Rafah selama acara mode terkenal Met Gala.

    “Lebih dari 1.000 pengunjuk rasa pro-Palestina berusaha mengganggu acara elit tersebut, dan NYPD dilaporkan menangkap beberapa pengunjuk rasa,” ujar laman itu dalam akun instagramnya.

    Hal ini pun diikuti sejumlah video dari beberapa pengguna internet, masih dimuat TRT. Salah satunya menunjukkan wanita berkaca mata dan berbaju hijau menyebut “kalian pikir aku peduli tentang baju Met Gala” seraya menyebut bagaimana wilayah paling aman di Gaza, Rafah akan dibombardir Israel.

    Seorang wanita berambut pendek mengenakan baju hitam juga muncul dalam video medsos itu. Ia berujar bagaimana Met Gala diselenggarakan dan memakan ratusan ribu dolar bagi para selebriti hanya untuk mengenakan pakaian terbaik dan tiket di acara tersebut.

    “Ketika keluarga, anak-anak dan penduduk sipil dibombardir di Rafah,” kata wanita itu.

    Di kolom komentar beberapa netizen juga mengkritik Met Gala. Mulai dari menyebutnya tak penting dan lebih penting kemerdekaan Palestina hingga “Hunger Games” di kehidupan nyata.




    Demonstran pro-Palestina melakukan aksi protest saat berlangsungnya Met Gala di Metropolitan Museum of Art, New York City, Amerika Serikat (AS), Senin (6/5/2024). (REUTERS/Eduardo Munoz)Foto: Demonstran pro-Palestina melakukan aksi protest saat berlangsungnya Met Gala di Metropolitan Museum of Art, New York City, Amerika Serikat (AS), Senin (6/5/2024). (REUTERS/Eduardo Munoz)


    Artikel Selanjutnya


    Aksi Boikot Produk Israel Sukses, Kerugiannya Bisa Rp 180 T

    (sef/sef)


    Gaya Hidup Terkini Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.