Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Viral Alshad Ahmad Beberkan Penyebab Kematian Bayi Harimau
    Inspiring You

    Viral Alshad Ahmad Beberkan Penyebab Kematian Bayi Harimau

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman28 Juli 2023Updated:28 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Nama Alshad Ahmad tengah menjadi perbincangan. Ini lantaran kematian salah satu anak harimaunya, Cenora yang menimbulkan kegaduhan di jagat media sosial.

    Cenora adalah anak harimau Benggala yang masih berusia  dua bulanan. Banyak warganet menuding bahwa kematian itu disebabkan karena satwa liar itu sering dijadikan sebagai bahan konten.

    Beberapa pengguna menyerukan agar harimau tidak dijadikan sebagai hewan peliharaan karena habitatnya di alam liar. Diketahui, sudah ada tujuh ekor harimau yang mati dalam perawatan Alshad. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menjawab pertanyaan warganet, Alshad menyampaikan hasil autopsi pada bagian hati Cenora dalam video klarifikasi. Sepupu Raffi Ahmad tersebut mengeluarkan pernyataan resmi dalam Instagram Live dan menyebut bahwa Cenora mati karena adanya kelainan pada paru-paru sejak lahir.

    “Cenora ini ada kelainan di paru-parunya, ekspert kecolongan, dokter hewan pun kecolongan,” kata Alshad Ahmad, Selasa (25/7/2023).

    Tidak hanya itu, Alshad juga memastikan bahwa hasil autopsi paru-paru anak harimau itu bukan karena tersedak makanan atau minuman seperti yang disebutkan selama ini.

    Namun, dokter hewan dan ahli menemukan bahwa bagian tertentu dari paru-paru Cenora mengalami kerusakan sehingga tidak bisa menyerap oksigen dengan baik. Pada bagian struktur tulang anak harimau itu juga dinyatakan sehat dan tidak ada kerusakan.

    “Kemarin sudah autopsi paru-parunya, bersih nggak ada makanan, nggak ada minuman jadi gak tersedak. Tapi bagian paru-parunya yang menyerap oksigen itu rusak, ya kelainan pada paru-parunya itu,” ungkapnya.

    Hingga saat ini, Alshad Ahmad juga masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium atas kematian anak harimau peliharaannya yang diperkirakan memakan waktu satu minggu.

    (hsy/hsy)


    Berani sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.