Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Unik! Semua Orang Jepang Bakal Pakai Nama ‘Sato’ Tahun Segini
    Inspiring You

    Unik! Semua Orang Jepang Bakal Pakai Nama ‘Sato’ Tahun Segini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman7 April 2024Updated:7 April 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Setiap orang di Jepang suatu hari nanti bisa memiliki nama keluarga yang sama. Menurut studi, hal itu bisa terjadi apabila undang-undang pernikahan yang ketat saat ini berubah.

    Tidak seperti kebanyakan negara dengan perekonomian besar yang telah menghapuskan tradisi sebuah nama yang sama, Jepang secara hukum masih mewajibkan pasangan menikah untuk memiliki nama keluarga yang sama. Biasanya istri mengambil nama suaminya.

    Nah, sebuah gerakan untuk mengubah aturan seputar nama keluarga sedang berkembang, dipimpin oleh para pembela hak-hak perempuan dan mereka yang berupaya melestarikan keragaman nama keluarga Jepang di negara di mana beberapa nama.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jika peraturan ini diterapkan, Menurut Hiroshi Yoshida dari Univesitas Tohoku yang memimpin penelitian ini menyebutkan bahwa semua orang Jepang bisa memiliki nama keluarga Sato pada tahun 2.531.

    Sementara menurut Myoji Yurai, sebuah perusahaan yang melacak lebih dari 300.000 nama keluarga di Jepang, Sato saat ini adalah yang paling umum, diikuti oleh Suzuki. Takahashi berada di urutan ketiga. Sekitar 1,8 juta orang dari 125 juta penduduk Jepang memiliki nama keluarga Sato, kata Myoji Yurai di situs webnya.

    Yoshida – yang nama keluarganya berada di peringkat ke-11 paling umum – ditugaskan oleh “Think Name Project”, sebuah kelompok yang menuntut perubahan hukum agar pasangan dapat tetap menggunakan kedua nama belakang mereka.

    Ia memaparkan studi terbarunya pada hari Senin, mengakui bahwa proyeksinya hanya akan bertahan jika negara tersebut dapat mengatasi salah satu krisis yang paling mendesak: angka pernikahan yang terus menurun.

    Sebagaimana diketahui, jumlah pernikahan di Jepang menurun hampir 6% pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya – turun di bawah 500.000 untuk pertama kalinya dalam 90 tahun, sementara perceraian meningkat sebesar 2,6% pada tahun lalu, menurut angka resmi.

    Yoshida mengatakan kepada CNN bahwa “jika jumlah orang yang menikah jauh lebih sedikit dari perkiraan, ada kemungkinan perhitungannya bisa berbeda.”

    Yoshida juga menunjukkan dalam penelitiannya bahwa populasi Jepang dapat menyusut secara besar-besaran pada milenium mendatang, karena menurunnya angka kelahiran. “Kemungkinan besar ras Jepang akan punah,” ujarnya dalam laporannya.

    Menurut angka pemerintah yang dirilis tahun lalu, proporsi lansia di Jepang, yang didefinisikan sebagai usia 65 tahun ke atas, berada pada rekor tertinggi, yaitu 29,1% dari populasi – angka tertinggi di dunia.

    Populasi Jepang terus mengalami penurunan sejak ledakan ekonomi pada tahun 1980an, dengan tingkat kesuburan sebesar 1,3 – jauh di bawah angka 2,1 yang dibutuhkan untuk mempertahankan populasi yang stabil, tanpa adanya imigrasi.

    Angka kematian telah melampaui angka kelahiran di Jepang selama lebih dari satu dekade, sehingga menimbulkan masalah yang semakin besar bagi para pemimpin negara dengan perekonomian terbesar keempat di dunia.


    Artikel Selanjutnya


    6 Langkah Menabung Gaya Orang Jepang, Auto Kaya!

    (pgr/pgr)


    Berani sukses Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.