Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Tinggal di Jakarta Gak Cukup Gaji Rp5 Juta, Segini Idealnya!
    Inspiring You

    Tinggal di Jakarta Gak Cukup Gaji Rp5 Juta, Segini Idealnya!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman12 Mei 2024Updated:12 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan seseorang harus memiliki pendapatan minimal untuk bisa hidup layak di Jakarta. Menurutnya, batas minimal itu adalah Rp 5 juta-Rp 10 juta. Kalau bisa mencapai Rp 15 juta, tentu semakin baik.

    “Ideal tinggal di Jakarta itu seharusnya Rp 5-10 juta, Rp 15 juta lebih bagus,” ujarnya, dikutip dalam video di channel YouTube personalnya, Minggu (12/5/2024).

    Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan pemerintah berkewajiban membantu warganya untuk mencapai pendapatan minimal tersebut. Menurut dia, apabila kebutuhan dasar warga terpenuhi maka mereka akan bekerja lebih baik.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kalau perut kenyang, pikiran tenang. Kalau pikiran tenang baru bisa bekerja dengan baik,” tuturnya.

    Ahok berpendapat kondisi Jakarta tak akan berubah banyak walaupun ibu kota pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurut dia, Jakarta akan tetap menjadi pusat bisnis dan turis asing. Karenanya, dia menilai pemerintah perlu terus mempercantik kota ini dan mensejahterakan rakyatnya.

    “Di sini fungsi pemerintah. Setiap pembangunan properti mana pun, ada kontribusi. Bagaimana jalan Jakarta jadi lebar di Sudirman Thamrin. Bagaimana ada taman Semanggi, kali besar di kota jadi besar, lapangan Banteng dan Monas bisa diperbagus,” kata Ahok.

    Dia bilang mempercantik kota bukan hanya tugas pemerintah, namun swasta juga bisa ambil bagian. Salah satu caranya dengan menarik iuran dari pemilik gedung-gedung pencakar langit. Dia mengatakan uang tersebut dapat digunakan untuk membangun Jakarta, sementara pemerintah akan memfokuskan anggarannya membantu orang miskin.

    “Itu semua dikompensasi koefisien luas bangunan. Ketika seseorang membangun ke atas, dia harus berkontribusi membangun Jakarta, sehingga Jakarta bisa memfokuskan uangnya untuk memperhatikan orang-orang yang kurang mampu,” katanya.

    Ahok mengatakan pemerintah harus hadir dan mendeteksi apa penyebab warga Jakarta tidak mampu memiliki penghasilan minimum Rp 5 juta per bulan. Jika jawabannya adalah kurangnya pekerjaan, maka pemerintah harus melatih mereka.

    “Kota besar membutuhkan orang untuk maintain rumah, orang yang ngerti listrik, plumbing, mesin, itu semua akan dibutuhkan. Dari mana melatihnya? Di situ fungsi pemerintah. Orang tinggal mendaftar, saya bisa kasih tahu bagaimana tekniknya bagi yang mau menjalankan,” kata dia.



    Artikel Selanjutnya


    Rekomendasi Staycation di 10 Hotel yang Nyambung ke Mall

    (haa/haa)


    Never Give Up True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.