Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Terungkap, Ini Faktor Utama Penyebab Orang Pilih Bercerai
    Inspiring You

    Terungkap, Ini Faktor Utama Penyebab Orang Pilih Bercerai

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman10 Februari 2024Updated:10 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Bagi setiap pasangan, perceraian merupakan sesuatu hal yang paling dihindari. Namun, keputusan ini bisa menjadi pilihan terakhir apabila sumber konflik sudah terlalu rumit untuk diselesaikan.

    Tidak hanya masyarakat umum, kasus perceraian juga marak terjadi dikalangan selebriti.

    Laura Wasser yang merupakan pengacara perceraian yang mewakili Kim Kardashian, Britney Spears, dan Ariana Grande menyebutkan penyebab perceraian selebriti tidak jauh berbeda dengan perceraian masyarakat umumnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saya selalu mengatakan perceraian adalah penyeimbang yang hebat. Orang-orang mengalami ketakutan dan sakit hati yang sama, terlepas dari apakah mereka seorang selebriti atau bukan,” kata Wasser seperti dilansir CNBC Make It, Sabtu (10/2/2024).

    Adapun faktor penyebab perceraian paling utama adalah komunikasi yang buruk. Dalam hal ini, komunikasi yang buruk membangun kasus yang lebih luas, seperti salah satu pasangan merasa tidak merasa dihargai, tidak mampu diajak berbagi, dan tidak pernah ada saat dibutuhkan.

    “Alasan orang bercerai adalah karena mereka tidak berkomunikasi,” ungkap Wasser.

    Persoalan ini mungkin bermanifestasi sebagai, misalnya, perselingkuhan atau kebiasaan minum minuman beralkohol yang tidak sehat, namun ketidakmampuan berkomunikasi biasanya menjadi akar masalahnya.

    Prioritaskan percakapan yang penting sebelum Anda menikah

    Banyak pasangan yang memilih untuk menikah belum melewati masa-masa ketidaknyamanan yang berkepanjangan.

    “Karena Anda tidak mengembangkan alat komunikasi ketika segala sesuatunya berjalan baik, maka ketika segala sesuatunya tidak berjalan baik Anda cenderung tidak mempunyai kemampuan atau sarana untuk mendiskusikannya,” ungkapnya.

    Menurut Wasser ada banyak percakapan tidak super seksi yang harus dilakukan pasangan sebelum menikah.

    “Misalnya, pentingkah kita menyekolahkan anak kita ke sekolah swasta? Apakah kamu baik-baik saja dengan orang tuaku yang tinggal bersama kami di hari tua mereka?” paparnya.

    Pembicaraan ini memang tidak menyenangkan, tetapi dapat menghemat uang dan sakit hati Anda, jika Anda berdua tidak sejalan.

    Kebutuhan setiap orang mungkin juga berubah sepanjang pernikahan, sehingga komunikasi yang baik adalah kuncinya.

    Namun jika pasangan Anda tidak mengetahui perasaan Anda, tidak dapat dipungkiri bahwa dia tidak akan memenuhi kebutuhan Anda dan Anda akan merasa tidak bahagia.

    “Kebencian menumpuk dan Anda membuang energi Anda ke hal lain,” kata Wasser.

    (luc/luc)


    Inspirasi Sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.