Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Ternyata Ini Awal Mula Bendera Putih Jadi Simbol Menyerah
    Inspiring You

    Ternyata Ini Awal Mula Bendera Putih Jadi Simbol Menyerah

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman11 Juni 2024Updated:11 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Mungkin masih banyak orang bertanya-tanya mengapa bendera putih menjadi simbol menyerah. Ternyata, penggunaan bendera putih sebagai tanda menyerah telah digunakan para tentara selama ribuan tahun.

    Melansir History, sebagian besar sejarawan percaya, bendera putih pertama kali dipakai untuk tanda menyerah karena mudah untuk dibedakan saat pertempuran. Itu lantaran kain putih merupakan hal yang umum di dunia kuno, hal ini mungkin juga merupakan kasus dimana pasukan melakukan improvisasi dengan bahan-bahan yang mereka miliki.

    Menurut sejarawan Cornelius Tacitus, bendera putih dikibarkan adalah sebagai simbol menyerahnya pasukan Vitellian pada tahun 69 Masehi. Saat itu, terjadi Pertempuran Cremona Kedua yang mempertemukan pasukan Vitellian dan Vespasian.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Bendera putih ini kemudian menjadi populer dalam peperangan di Barat, namun bukti menunjukkan bahwa bendera ini juga muncul secara independen di China pada masa Dinasti Han Timur pada tiga abad pertama Masehi.

    Warna putih telah lama dikaitkan dengan kematian dan duka di China, sehingga tentaranya kemungkinan mengadopsinya untuk menunjukkan kesedihan mereka atas kekalahan.

    Dalam sejarah yang lebih baru, bendera putih telah menjadi simbol yang diakui secara internasional tidak hanya untuk penyerahan diri tetapi juga keinginan untuk memulai gencatan senjata dan melakukan negosiasi di medan perang.

    Para pembawa berita abad pertengahan membawa tongkat putih dan panji-panji untuk membedakan diri mereka dari para pejuang, dan tentara Perang Saudara mengibarkan bendera putih gencatan senjata sebelum mengumpulkan mereka yang terluka. Berbagai arti bendera kemudian dikodifikasikan dalam Konvensi Den Haag dan Jenewa pada abad ke-19 dan ke-20.

    Perjanjian yang sama juga melarang tentara menggunakan bendera putih untuk berpura-pura menyerah dan menyergap pasukan musuh.

    (hsy/hsy)


    Mind your business Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.