Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Temuan ‘Kolam Suci’ Berusia 2.500 Tahun, Ini Lokasinya
    Inspiring You

    Temuan ‘Kolam Suci’ Berusia 2.500 Tahun, Ini Lokasinya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman22 April 2023Updated:22 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah danau buatan berusia 2.500 tahun ditemukan di Pulai Sisillia, Italia. Menurut para arkeolog, danau tersebut dulunya dipandang sebagai ‘kolam suci’ yang terletak di dalam komplek keagamaan besar oleh orang Fenisia kuno.

    “Ini adalah kolam suci di pusat kompleks keagamaan yang besar,” kata Lorenzo Nigro, profesor arkeologi di Universitas Sapienza Roma.

    Sebelumnya para arkeolog berteori bahwa danau kuno itu dibangun untuk kepentingan militer atau perdagangan. Belakangan, mereka menemukan sejumlah fakta baru setelah melakukan penggalian di sekitar situs arkeologi, dikutip dari LiveScience, Sabtu (22/4/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para arkeolog menemukan Kuil Ba’al, yang digunakan untuk menyembah dewa, di sekitar danau. Jika situs arkeologi tersebut dulunya adalah sebuah pelabuhan, kata Nigro, seharusnya ada bangunan pelabuhan, bukan kuil.

    Para arkeolog lalu mengeringkan dan menggali danau tersebut untuk mencari petunjuk lain. Mereka menemukan bahwa danau tidak terhubung ke laut, tetapi diisi oleh mata air tawar alami.

    Tidak hanya itu, kolam tersebut juga dapat memantulkan cahaya bintang dari konstelasi tertentu.

    Di sekitar danau juga ditemukan banyak sisa-sisa kuil dan altar, lempengan batu berukir, serta patung-patung untuk ritual keagamaan.

    Namun, di antara semua temuan itu, petunjuk paling penting adalah ditemukannya patung besar Ba’al. Para arkeolog meyakini patung tersebut dulunya ditempatkan tepat di tengah kolam suci.

    Orang Fenisia kuno diyakini membangun danau buatan tersebut di kota pulau Motya sekitar 550 SM.

    Temuan ini baru diumumkan oleh Nigro setelah hampir 60 tahun para arkeolog melakukan penelitian di Motya. Sejauh ini, mereka juga sudah menemukan instrumen bintang dan patung dewa yang berkaitan dengan astronomi, menurut penelitian yang telah dipublikasikan di jurnal Antiquity.

    Motya merupakan sebuah pulau kecil seluas 40 hektar yang terletak di lepas pantai barat Sisilia. Pada abad kedelapan SM, orang Fenisia mulai menetap di sana dan membawa budaya khas Fenisia Barat mereka ke pulau.

    (fab/fab)


    Never Give Up Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.