Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Tanda Kolesterol yang Muncul di Mata dan Kulit, Perhatikan Ini!
    Inspiring You

    Tanda Kolesterol yang Muncul di Mata dan Kulit, Perhatikan Ini!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman25 Januari 2024Updated:25 Januari 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Kementerian Kesehatan memperkirakan ada sekitar 28% dari total penduduk Indonesia yang menderita kolesterol. Lebih mengejutkan lagi, ternyata 7,9% orang di dunia meninggal akibat penyakit ini.

    Kolesterol tinggi tidak memiliki gejala khas sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya. Biasanya, gejala kolesterol tinggi baru dirasakan saat sumbatan (plak) sudah terbentuk di pembuluh darah, yang akhirnya menyebabkan berbagai komplikasi serius.

    Kolesterol tinggi terkadang dapat menyebabkan kondisi yang lebih serius yang disebut emboli kolesterol. Saat itulah kristal plak kolesterol pecah dan menyumbat pembuluh darah atau arteri. Ini dapat menyebabkan bisul kulit atau komplikasi lainnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berikut adalah sejumlah tanda kolesterol tinggi yang muncul di kulit dan mata.

    1. Benjolan dan ruam

    Munculnya benjolan dan ruam di kulit bisa menjadi salah satu tanda Anda menderita kolesterol tinggi. Dalam dunia medis, gejala ini disebut xanthoma.

    Xanthoma adalah timbunan lemak (lipid) lokal yang biasanya memengaruhi kulit, jaringan di bawah kulit, dan persendian. Ada beberapa jenis xanthoma, yaitu.

    Eruptive Xanthoma: Xanthoma jenis ini muncul secara tiba-tiba dan menimbulkan benjolan atau ruam yang berisi timbunan lemak kolesterol

    Tuberous xanthoma: Pada jenis ini, benjolan yang sering ditemukan pada jari-jari, lutut, siku, dan bokong

    Verrucous xanthoma: Xanthoma jenis Verrucous ini memiliki bentuk seperti kutil, tetapi berada di lapisan dalam mulut atau bahkan alat kelamin.

    Planar xanthoma: munculnya bercak menonjol pada kulit

    2. Endapan kekuningan di sudut mata




    Foto: Xanthelasma (Photo by: BSIP/Universal Images Group via Getty Images)

    Kolesterol tinggi ditandai dengan munculnya plak atau endapan kekuningan di mata yang disebut sebagai xanthelasma. Plak kekuningan ini menjadi pertanda bahwa kadar lipid dalam darah cukup tinggi.

    Biasanya, plak tersebut muncul di sekitar sudut mata dekat hidung.

    Munculnya xanthelasma idealnya tidak akan mengganggu fungsi penglihatan dan tidak berbahaya. Meski begitu, mengutip Cleveland Clinic, para peneliti menemukan bahwa seseorang yang memiliki xanthelasma kemungkinan besar akan mengalami stroke dan serangan jantung di masa mendatang.

    3. Kulit memerah, gatal, dan menebal

    Kolesterol dapat menyumbat kapiler atau pembuluh darah kecil yang berfungsi untuk memasok oksigen ke kulit. Bila hal itu terjadi, warna kulit bisa berubah dan membuat kondisi kulit menjadi seperti psoriasis.

    Psoriasis adalah kondisi kulit yang meradang sehingga menimbulkan bercak yang menonjol, tebal, gatal, memerah, dan bersisik. Hal ini adalah gangguan autoimun kronis yang menyebabkan respon peradangan di tubuh. Menurut Healthline, psoriasis dapat memengaruhi pembuluh darah sehingga bisa menyebabkan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

    4. Bintik merah kebiruan

    Livedo reticularis adalah kondisi munculnya bintik merah kebiruan pada kulit dengan pola seperti jaring. Biasanya, bintik-bintik tersebut muncul di paha, kaki, jari kaki, bokong, hingga kaki bagian bawah.

    5. Borok

    Emboli kolesterol terjadi ketika kristal yang terdiri dari kolesterol dan zat lain terlepas dari plak di salah satu arteri besar dalam tubuh. Lalu, kristal-kristal tersebut bergerak melalui sistem peredaran darah sebelum masuk ke arteri atau pembuluh darah yang lebih kecil.

    Emboli kolesterol dapat menghalangi aliran darah dan menyebabkan kerusakan serta gejala kulit, seperti borok kaki, perubahan warna kulit, gangren atau matinya jaringan tubuh, jari kaki membiru atau ungu, dan livedo reticularis.

     



    Artikel Selanjutnya


    Tanda Psikopat pada Anak yang Wajib Diketahui Orang Tua

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.