Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Suhu Panas Mendidih, Waspada Nyamuk Ganas Penyebab DBD
    Inspiring You

    Suhu Panas Mendidih, Waspada Nyamuk Ganas Penyebab DBD

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman12 Juni 2023Updated:12 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Suhu panas ekstrem yang tengah membakar sebagian besar wilayah Indonesia dalam beberapa waktu belakangan ini ternyata menghadirkan ancaman kesehatan baru. Selain dapat menyebabkan sunburn, ternyata suhu panas mendidih sangat disukai oleh nyamuk penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). 

    Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr. Imran Pambudi, MPHM mengungkapkan bahwa nyamuk dengue akan semakin ganas bila berada di suhu cuaca yang tinggi. Karena itu, masyarakat diminta semakin waspada terhadap gigitan nyamuk ganas ini.

    “Jadi frekuensi dia menggigit itu akan meningkat 3 sampai 5 kali lipat pada saat suhunya meningkat di atas 30 derajat,” ujar dr. Imran pada konferensi pers ASEAN Dengue Day, Senin (12/6) di Jakarta.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kemenkes mencatat, jika melihat tren kasus sejak 1968, ada kenaikan kasus DBD saat terjadinya anomali cuaca panas El Nino. Apalagi, sejumlah studi juga telah menunjukkan bahwa nyamuk dengue menjadi semakin ganas ketika musim panas. Namun, nyamuk DBD juga aktif pada musim hujan karena serangga ganas tersebut menyukai genangan air. 

    Data Kemenkes pada 27 November 2022 menunjukkan kasus DBD dalam periode 10 tahun terakhir mulai naik setiap bulan November, puncak kasus pada Februari, lalu kasus mulai turun pada Maret-April. Siklus ini terjadi selama 10 tahun terakhir.

    Tips agar terhindari dari nyamuk DBD saat musim panas

    Pemberantasan sarang nyamuk dilakukan dengan 3M plus:

    1. Menguras dan menyikat

    2. Menutup tempat penampungan air

    3. Memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas.

    Jika memungkinkan, untuk mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk dengue, masyarakat juga dianjurkan untuk menanam tumbuhan pengusir nyamuk seperti sereh wangi, geranium, dan rosemary. 

    Pemberantasan nyamuk tidak dianjurkan dengan fogging, sebab fogging hanya berdampak sesaat. Efeknya kadang-kadang malah merugikan kesehatan manusia.

    “Saat sudah meminimalkan penggunaan fogging, yang harus dilakukan adalah pemberantasan sarang nyamuk secara massal, berkesinambungan dan kalau endemis, ini harus dilakukan sepanjang tahun,” ucap dr. Imran.

    Cara pencegahan lain yang dapat dilakukan adalah melalui vaksin dengue. Hal ini menjadi salah satu intervensi yang efektif dalam penanggulangan dengue di Indonesia.

    Saat ini ada dua jenis vaksin yang sudah mempunyai izin edar dari BPOM dan beredar di pasaran yaitu vaksin Dengvaxia dan vaksin Qdenga.



    Artikel Selanjutnya


    Ini Tempat Paling ‘Mendidih’ di Bumi, Suhu Tembus 56 Derajat

    (hsy/hsy)


    Smart your life True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.