Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Sudah Terbukti Berhasil, 10 Cara Besarkan Anak Agar Pintar
    Inspiring You

    Sudah Terbukti Berhasil, 10 Cara Besarkan Anak Agar Pintar

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman4 Agustus 2023Updated:4 Agustus 2023Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Para orang tua tentu berharap memiliki anak yang sehat, pintar dan berprestasi. Untuk itu, orang tua harus memiliki pengetahuan yang cukup terkait pola asuh yang tepat.

    Lantas, bagaimana cara untuk membesarkan anak agar tumbuh pintar? Berikut adalah 10 hal yang menurut sains dapat membantu membuat anak tumbuh pintar, seperti dikutip dari Time:


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Pastikan anak bahagia 




    Foto: Ilustrasi anak belajar. (Dok. Freepik)
    Ilustrasi anak belajar. (Dok. Freepik)

    Anak-anak yang lebih bahagia cenderung tumbuh menjadi orang dewasa yang sukses dan berprestasi.

    Rata-rata, orang yang bahagia lebih sukses daripada orang yang tidak bahagia baik dalam pekerjaan maupun cinta. Mereka mendapatkan testimoni kinerja yang lebih baik, memiliki pekerjaan yang lebih bergengsi, dan mendapatkan gaji yang lebih tinggi.

    Mereka lebih mungkin menikah, dan sekali menikah, mereka lebih puas dengan pernikahan mereka.

    Lalu, apa kunci membesarkan anak yang bahagia? Jadilah orang tua yang bahagia.

    2. Jangan membaca untuk anak Anda, bacalah bersama mereka

    Jangan biarkan anak Anda hanya menatap gambar di buku saat Anda membaca. Perhatikan kata-katanya. Membacalah bersama anak, bukan membaca untuk anak. Penelitian menunjukkan itu membantu membangun keterampilan membaca anak karena hal orang tua memberi perhatian khusus pada pengembangan keterampilan dan strategi membaca anak.

    Dengan demikian, membaca buku bersama merupakan sarana yang efektif untuk mempromosikan kemampuan literasi dini, bahkan bagi anak-anak yang kurang beruntung.

    3. Kurang tidur bikin anak bodoh

    Kurang tidur selama satu jam setara dengan [hilangnya] kematangan dan perkembangan kognitif selama dua tahun.

    Ada korelasi kuat antara cukup tidur dengan kecerdasan. Remaja yang mendapat nilai A rata-rata tidur sekitar 15 menit lebih lama daripada siswa dengan nilai B.

    4. IQ tidak banyak berpengaruh tanpa disiplin diri




    IlustrasiFoto: Annie Spratt via Unsplash
    Ilustrasi

    Disiplin diri mengalahkan IQ dalam memprediksi siapa yang akan sukses dalam hidup. Banyak penelitian menunjukkan bahwa ketekunan adalah satu-satunya faktor yang paling penting untuk kesuksesan individu.

    Siswa yang menunjukkan ketekunan lebih berpeluang memperoleh nilai lebih tinggi di kelas.

    “Remaja yang memiliki disiplin tinggi mengungguli rekan-rekan mereka yang lebih impulsif pada setiap variabel kinerja akademik,” tulis para peneliti.

    Disiplin diri lebih menentukan prestasi akademik daripada IQ.

    5. Perhatikan lingkungan dan teman sebaya

    Genetika Anda dan pasangan memiliki pengaruh besar pada anak-anak Anda. Namun yang terpenting adalah lingkungan anak Anda.

    Tinggal di lingkungan yang sehat, belajar sekolah yang bagus dan memastikan anak Anda bergaul dengan anak yang baik dapat membuat perbedaan besar.

    6. Konsumsi makanan sehat

    Penelitian menunjukkan makanan yang dikonsumsi memiliki pengaruh terhadap nilai anak-anak. Makanan tinggi karbohidrat, serat tinggi, dan lambat dicerna seperti oatmeal adalah yang terbaik, menurut penelitian.

    Sebanyak 16 mahasiswa diuji mengenai ketangkasan dan kecepatan berpikir. Kemudian mereka diberi makanan tinggi lemak dan rendah karbohidrat selama lima hari. Hasilnya, ketika diuji lagi, kinerja otak mereka menurun.

    7. Belajar adalah proses aktif

    Belajar adalah sebuah proses yang aktif, bukan pasif. Otak kita berevolusi untuk belajar dengan melakukan sesuatu, bukan dengan mendengar sesuatu.

    Jika Anda ingin, misalnya, menghafal satu halaman, lebih baik menghabiskan 30 persen waktu untuk membacanya, dan 70 persen waktu sisanya untuk menguji diri Anda akan hafalan itu.

    8. Dorong anak ikut aktivitas fisik

    Meningkatkan aktivitas fisik anak-anak memiliki pengaruh positif terhadap konsentrasi, ingatan, dan perilaku mereka di kelas. Faktanya, aktivitas di luar ruangan yang membuat anak-anak bergerak, meski tidak sampai berkeringat, dapat meningkatkan kecerdasan, kreativitas, konsentrasi, dan keterampilan perencanaan mereka.

    Olahraga memengaruhi otak dengan membangun koneksi saraf yang membentuk ingatan dan fungsi eksekutif bagian otak yang membantu anak merencanakan dan mengarahkan tindakan mereka. Mereka membutuhkan ini di sekolah untuk mengendalikan mood, mengatur pekerjaan rumah, dan kemudian, tentu saja, menyelesaikan tugas sekolah.

    9. Percayalah kemampuan anak

    Seringkali orang tua meragukan kemampuan sang anak. Hal ini bisa jadi belenggu untuk Anda dalam mendidik mereka.

    Anda jadi terkesan menahan mereka untuk berkembang. Akhirnya, anak jadi merasa tak percaya diri ketika melakukan sesuatu. Impian untuk mereka meraih kesuksesan pun akan sirna.

    10. Ikuti les musik

    Penelitian menunjukkan bahwa pelajaran musik membuat anak lebih pintar. Sebuah studi mengamati anak-anak dalam kelompok musik. Mereka menunjukkan peningkatan IQ yang lebih besar dibanding anak yang tidak ikut kegiatan musik. Efeknya memang relatif kecil, tetapi perbedaan tersebut terlihat di seluruh subtes IQ, skor indeks, dan ukuran prestasi akademik standar.

    Semakin banyak penelitian menemukan pelatihan musik memberi siswa keuntungan belajar di kelas.

    Bahkan, efek positif musik juga bisa dirasakan orang tua. Sebuah studi Universitas Northwestern menemukan bahwa pelatihan musik dapat bermanfaat bagi orang tua, dengan mengimbangi beberapa efek penuaan yang merusak.



    Artikel Selanjutnya


    6 Cara Mengasuh Anak ‘Spesial’ agar Sukses di Masa Depan

    (Linda Hasibuan/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.