Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Sudah Pasang Ring, Benarkah Masih Bisa Kena Serangan Jantung?
    Inspiring You

    Sudah Pasang Ring, Benarkah Masih Bisa Kena Serangan Jantung?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman21 Februari 2023Updated:21 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemasangan ring jantung atau stent menjadi pilihan saat seseorang mengalami penyempitan atau tersumbatnya arteri akibat penumpukan plak di dalam pembuluh darah. Dokter spesialis jantung akan menempatkan ring secara permanen di dalam pembuluh darah koroner yang bermasalah. Dengan memasang ring jantung, aliran darah yang sebelumnya tersumbat dapat kembali lancar.

    Direktur Operasional Syntech, Dr. Candrati Sukardji mengatakan bahwa tindakan yang memungkinkan untuk pemasangan ring jantung biasanya adalah tingkat sumbatan pembuluh jantung mencapai 70% ke atas.

    “Pemasangan ring jantung umumnya dilakukan pada pasien penderita penyakit jantung koroner dengan tujuan memaksimalkan fungsi jantung,” kata Dr. Candrati Sukardji dalam acara Kolaborasi Syntech Indonesia dan CVSKL Hospital di Jakarta Barat, Selasa (21/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa sama seperti semua jenis operasi lainnya, akan ada efek samping yang dirasakan setelah melakukan operasi pemasangan ring seperti masalah ginjal, ring menjadi aus dan aritmia. Namun biasanya efek samping pasang ring jantung adalah hal yang tidak perlu dikhawatirkan karena efek sampingnya cenderung ringan dan bisa disembuhkan dengan mudah.

    Lantas, apakah pasien akan bebas dari penyempitan maupun penyumbatan pembuluh darah jika sudah pasang ring jantung?

    Dokter Candrati mengatakan, risiko penyempitan berulang tetap ada. Namun, kemungkinannya sangat kecil, tergantung ring jantung yang digunakan dan gaya hidup pasien.

    Gaya hidup sehat yang dianjurkan antara lain menghindari rokok dan jangan terlalu banyak makanan berlemak tinggi.

    “Penyumbatan bisa timbul lagi bila tidak menjaga gaya hidup nya. Misal, sudah pasang ring tapi makannya tidak dijaga atau ada kebiasaan buruk pasti akan timbul lagi jadi sebetulnya orang itu sudah ada risiko, jadi harus dipasang ring lagi di lokasi baru,” paparnya.


    Artikel Selanjutnya


    Ingin Bebas dari Penyakit Jantung? Hindari 5 Makanan Ini!

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Kamu Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.