Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Studi Ungkap Fakta Ilmiah Galon BPA, Jangan Mau Dibohongi!
    Inspiring You

    Studi Ungkap Fakta Ilmiah Galon BPA, Jangan Mau Dibohongi!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman30 November 2023Updated:30 November 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Anda mungkin sering mendengar bahwa banyak kemasan plastik yang digunakan manusia saat ini mengandung BPA. Apa sebenarnya BPA?

    Mengutip Healthline, Bisphenol-A (BPA) adalah bahan kimia industri yang digunakan dalam pembuatan plastik. Zat ini juga ditambahkan ke banyak produk komersial, termasuk wadah makanan, botol bayi, botol air plastik, dan produk kebersihan.

    BPA telah digunakan sejak tahun 1960 untuk memproduksi plastik kemasan makanan dan keperluan dapur yang kuat. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Amankah galon BPA?

    Banyak orang khawatir dengan paparan BPA karena zat kimia tersebut dapat keluar dari wadah dan masuk ke dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi manusia. Hal ini terutama berlaku untuk makanan atau minuman yang dapat disimpan dalam waktu lama dalam wadah yang mengandung BPA, seperti air kemasan galon. 

    Faktanya, paparan BPA ternyata ada di mana-mana. Mengutip Healthline, penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang yang berusia di atas 6 tahun memiliki jumlah BPA yang dapat diukur dalam urin mereka. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di PubMed Central pada 2019 menemukan bahwa sekitar 85% anak-anak Korea di bawah usia 2 tahun memiliki kadar BPA yang terdeteksi dalam urin mereka.

    Para peneliti telah menemukan bahwa paparan BPA bisa mengganggu kesehatan, karena BPA meniru struktur dan fungsi hormon estrogen. Artinya BPA dapat berikatan dengan reseptor estrogen dan memengaruhi proses tubuh, seperti pertumbuhan, perbaikan sel, perkembangan janin, tingkat energi, dan reproduksi.

    Level aman BPA

    Menurut laporan tahun 2014 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), paparan BPA di bawah 5 mg per kg berat badan per hari masih aman. 

    Kebanyakan orang hanya terpapar 0,2-0,5 mikrogram per kg berat badan per hari. 

    Faktanya, FDA masih mengakui BPA sebagai bahan tambahan yang aman dalam kemasan makanan, meskipun badan tersebut melarang produsen menggunakan BPA dalam kaleng susu formula bayi, botol bayi, dan cangkir sippy pada tahun 2012. 

    Terlepas dari itu, beberapa penelitian baru menunjukkan bahwa, meski pada tingkat “aman” yang ditetapkan, paparan BPA dapat menyebabkan atau berkontribusi terhadap berbagai masalah kesehatan.

    Daftar barang yang mengandung BPA

    • Barang dikemas dalam wadah plastik
    • Makanan kaleng
    • Perlengkapan mandi
    • Produk menstruasi
    • CD dan DVD
    • Elektronik rumah tangga
    • Lensa kacamata
    • Peralatan olahraga
    • Sealant tambalan gigi

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.