Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Studi Ungkap 10 Alasan Utama Orang Selingkuh, Termasuk Pornografi
    Inspiring You

    Studi Ungkap 10 Alasan Utama Orang Selingkuh, Termasuk Pornografi

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman14 Agustus 2024Updated:14 Agustus 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email



    Daftar Isi



    Jakarta, Dexpert.co.id – Warganet Indonesia tengah dihebohkan oleh kasus selebgram Cut Intan Nabila yang menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Pelaku KDRT terhadap Intan Nabila adalah sang suami, Armor Toreador.

    Berdasarkan video yang diunggah melalui akun Instagram pribadi (@cut.intannabila), Armor tampak memukul dan mencaci maki Intan Nabila yang sedang menangis di tengah perdebatan. Tak hanya itu, Armor juga menendang anaknya yang masih berusia sekitar satu minggu.

    “Hasil pemeriksaan sementara dari korban saudari IN dan saudara ATG ada cekcok yang terjadi sebelum pukul 10.09 WIB,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro dalam konferensi pers, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (14/8/2024).

    Menurut Rio, KDRT berawal dari Intan yang menanyakan isi ponsel setelah Armor tertangkap menonton video porno. Sebelumnya, Intan Nabila juga mengungkapkan bahwa Armor kerap berselingkuh dan melakukan KDRT.

    Sebenarnya, apa alasan seseorang berselingkuh dari pasangannya?

    Melansir dari Very Well Mind, sebuah penelitian terhadap 495 orang mengungkapkan bahwa ada delapan pemicu utama terjadinya perselingkuhan, yakni amarah, harga diri rendah, kekurangan kasih sayang, komitmen rendah, butuh variasi dalam hidup, pengabaian, hasrat seksual, dan keadaan.

    Biasanya, frustasi dalam pernikahan juga menjadi salah satu pemicu utama perselingkuhan bagi pelaku. Selain itu, pasangan yang berkhianat disebut berselingkuh karena memiliki beban masa kecil, seperti pengabaian, pelecehan, atau riwayat orang tua berselingkuh yang mengganggu kemampuan untuk mempertahankan komitmen hubungan.

    Dalam pernikahan, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya perselingkuhan, seperti KDRT, pelecehan emosional, rasa putus asa secara emosional dan/atau fisik, masalah finansial, kurangnya komunikasi serta rasa hormat terhadap satu sama lain, hingga tidak cocok dengan pasangan.

    Secara rinci, setidaknya ada alasan primer dan sekunder di balik perselingkuhan dalam rumah tangga. Apa saja? Berikut ulasannya.

    Alasan Primer

    1. Tidak bahagia atau puas dengan pasangan

    Ketidakpuasan terhadap pernikahan, baik secara emosional maupun seksual diklaim sebagai hal yang umum terjadi. Namun, minimnya komunikasi untuk mengatasi masalah ini seringkali menjadi pemicu sekaligus alasan bagi pelaku untuk berselingkuh dari pasangan sahnya.

    2. Merasa tidak dihargai

    Merasa diremehkan atau diabaikan oleh pasangan biasanya kerap dijadikan alasan di balik perselingkuhan. Dalam hal ini, perselingkuhan dilakukan untuk membuktikan rasa berharga atau harga diri seseorang.

    Namun di sisi lain, perasaan diabaikan dapat lebih disebabkan oleh ekspektasi yang tidak realistis terhadap pasangan, bukan karena pengabaian yang sebenarnya.

    3. Kurangnya komitmen

    Sebuah studi pada 2018 menemukan bahwa orang yang kurang mampu berkomitmen terhadap suatu hubungan lebih cenderung mudah untuk berselingkuh dari pasangannya.

    4. Bosan dengan hubungan bersama pasangan

    Studi mengungkapkan bahwa seseorang, baik laki-laki atau perempuan yang menyukai sensasi dalam hubungan, seperti dikejar-kejar oleh pasangan dan selalu mendapat cara baru untuk mencintai lebih rentan untuk berselingkuh.

    Alih-alih mencoba mencari pengganti pasangan, beberapa pelaku perselingkuhan mengklaim bahwa hubungan perselingkuhan adalah cara untuk “membumbui” pernikahan. Hal ini mungkin terjadi akibat kurangnya pemahaman tentang bagaimana cinta tumbuh dalam pernikahan.

    5. Citra tubuh yang berubah atau penuaan

    Penuaan adalah perubahan fisik alami yang pasti terjadi pada setiap manusia. Sayangnya, penuaan pasangan kerap dijadikan alasan untuk berselingkuh sehingga membuat korban termanipulasi dengan menyalahkan diri atas “kecerobohannya” tidak mampu menjaga fisik agar tetap awet muda.

    6. Keinginan untuk balas dendam

    Jika salah satu pasangan pernah berselingkuh atau menyakiti pasangannya dengan cara tertentu di masa lalu, pasangan yang disakiti alias korban merasa bahwa mereka perlu membalas dendam sehingga berujung pada perselingkuhan.

    Alasan Sekunder

    1. Internet

    Selingkuh, terutama perselingkuhan emosional jauh lebih mudah dilakukan dibandingkan masa lalu berkat kehadiran internet. Perselingkuhan melalui internet atau “selingkuh online” tetap dianggap sebagai perselingkuhan, meskipun kedua orang tersebut tidak pernah bertemu langsung.

    2. Hubungan jarak jauh

    Hubungan jarak jauh karena perjalanan kerja atau tugas militer disebut dapat memberi peluang yang lebih besar untuk terjadinya perselingkuhan dalam suatu hubungan.

    Tidak hadirnya pasangan secara fisik memudahkan seseorang untuk berselingkuh. Terlebih, pelaku kerap berpikir bahwa risiko untuk ketahuan oleh pasangan sah dapat lebih minim berkat jarak yang jauh.

    3. Penetapan batasan yang buruk

    Batasan pribadi yang buruk atau batasan kepada orang lain tentang apa yang tidak dapat diterima juga dapat meningkatkan risiko terjadinya perselingkuhan dalam suatu hubungan.

    Orang yang sulit mengatakan “Tidak,”, terlalu patuh, atau ingin selalu membahagiakan orang lain lebih berpotensi terlibat dalam perselingkuhan meskipun hal itu bukan yang mereka inginkan sejak awal.

    4. Pornografi

    Meskipun peran dalam perselingkuhan perkawinan sering dianggap remeh, pornografi ternyata berbahaya bagi pernikahan dan secara jelas telah terbukti menjadi “gerbang” bagi sebagian orang.

    (rns/rns)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Kekuatan Teknologi Dukung RI Wujudkan Wisata Medis Anti-Aging





    Next Article



    Ternyata Hal Sepele ini Bisa Picu Seseorang Mudah Selingkuh



    Gaya Hidup Terkini Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.