Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Singapura Izinkan 16 Serangga Jadi Bahan Makanan, Ini Daftarnya
    Inspiring You

    Singapura Izinkan 16 Serangga Jadi Bahan Makanan, Ini Daftarnya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman15 Juli 2024Updated:15 Juli 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Baru-baru ini, Badan Pangan Singapura (SFA) menyetujui spesies serangga sebagai bahan pangan yang aman untuk dikonsumsi manusia.

    “Dengan segera, SFA akan mengizinkan impor serangga dan produk serangga dari spesies yang dinilai memiliki tingkat kekhawatiran peraturan yang rendah,” kata Badan Pangan Singapura dalam sebuah pernyataan.

    Badan tersebut mengatakan daftar serangga yang disetujui berikut ini dapat diimpor, baik untuk konsumsi maupun pakan ternak untuk hewan penghasil makanan. Berikut adalah daftarnya mengutip CNBC International.

    1. Lebah madu barat/lebah madu Eropa

    2. Ulat sutera/ngengat sutera

    3. Ngengat lilin yang lebih kecil

    4. Ngengat sarang lebah/ngengat lilin yang lebih besar

    5. Belatung kumbang badak raksasa

    6. Larva

    7. Ulat bambu

    8. Ulat bambu yang lebih kecil

    9. Larva kumbang

    10. Belalang

    11. Belalang gurun Amerika/belalang gurun

    12. Belalang besar yang migrasi ke Afrika

    13. Jangkrik hitam/lapangan/jangkrik berbintik dua

    14. Jangkrik umum/lapangan

    15. Jangkrik berpita

    16. Jangkrik rumah

    Beberapa restoran dan pengecer lokal telah membuat rencana untuk menambahkan serangga ke dalam daftar menu mereka.

    Gastrobar Fura, yang berfokus pada keberlanjutan, mengatakan akan memasukkan protein serangga ke dalam menunya setelah mendapat persetujuan SFA. Produsen serangga, Insectyumz mengatakan akan mengimpor, mendistribusikan dan menjual berbagai serangga yang dapat dimakan.

    Tidak hanya itu, restoran hidangan laut House of Seafood di Singapura juga akan memperkenalkan pilihan hidangan serangga yang menarik di samping menu saat ini.

    SFA mengakui bahwa industri serangga di negara tersebut masih baru.

    Namun saat mengumumkan kerangka peraturan untuk impor serangga yang dapat dimakan, SFA menekankan prioritasnya adalah memastikan keamanan makanan yang dikonsumsi di Singapura.

    Pedoman tersebut menetapkan bahwa serangga tersebut tidak dapat dipanen dari alam liar dan harus diproduksi di tempat yang diatur. SFA mengatakan bahwa dalam mempertimbangkan serangga baru untuk dikonsumsi, mereka harus memiliki riwayat konsumsi yang terdokumentasi sebagai makanan di luar Singapura.

    Kandungan Protein Serangga

    Organisasi Pangan dan Pertanian PBB telah mempromosikan serangga sebagai sumber protein alternatif yang juga lebih berkelanjutan karena budidaya serangga menghasilkan lebih sedikit gas rumah kaca dibandingkan peternakan hewan tradisional.

    Kandungan protein serangga bervariasi tergantung spesies dan tahap perkembangannya, namun secara umum, serangga mengandung protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan daging hewan konvensional. Sebagai contoh, 100 gram jangkrik kering mengandung sekitar 65-70% protein, sedangkan 100 gram daging sapi tanpa lemak hanya mengandung sekitar 25-30% protein.

    “Serangga yang dapat dimakan mengandung protein, vitamin, dan asam amino berkualitas tinggi untuk manusia. Serangga membutuhkan lebih sedikit pakan dibandingkan domba atau sapi untuk menghasilkan jumlah protein yang setara,” kata FAO.

    Saksikan video di bawah ini:

    Argentina Juara Copa America 2024, Menang Tipis 1-0 Lawan Kolombia





    Next Article



    Banyak WNI Pindah Jadi WN Singapura, Segini Biayanya



    (hsy/hsy)

    Berani sukses Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.