Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Sekolah di China Kenakan Tarif Rp1,4 Juta untuk Tidur Siang
    Inspiring You

    Sekolah di China Kenakan Tarif Rp1,4 Juta untuk Tidur Siang

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman6 September 2023Updated:6 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebuah sekolah dasar swasta di China berencana akan membebankan biaya kepada siswanya yang ingin tidur siang di sekolah pada saat jam istirahat. Hal ini pun sontak menjadi perbincangan di media sosial.

    Pejabat biro pendidikan setempat menggambarkan pungutan baru ini bukan merupakan peraturan resmi dari pemerintah, namun sekolah swasta berhak mengambil tindakan tersebut, menurut laporan platform berita Xibu Juece.

    Dalam tangkapan layar menunjukkan bahwa Sekolah Dasar Jiesheng di Provinsi Guangdong mengirimkan pemberitahuan ke grup WeChat berisi orang tua dan guru yang menjelaskan rencana tersebut. Tanpa memberikan alasan mengenai biayanya, pihak sekolah mencantumkan tiga jenis biaya. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tidur di meja akan dikenakan biaya sebesar 200 yuan (Rp 427 ribu). Bagi mereka yang lebih suka berbaring di atas tikar di ruang kelas, biayanya meningkat menjadi 360 yuan (Rp 752 ribu), sedangkan tidur di kasur di ruang khusus akan dikenakan biaya 680 yuan (Rp 1,4 juta).

    Dalam laporan terpisah oleh Dawan News, seorang staf sekolah yang tidak disebutkan namanya membenarkan adanya biaya tidur siang.

    “Itu tidak wajib. Siswa juga dapat memilih untuk pulang ke rumah saat istirahat makan siang,” kata anggota staf tersebut kepada Dawan News.

    Juru bicara Biro Pembangunan dan Reformasi Kota Dongguan mengatakan biaya tersebut masuk akal karena guru diharuskan hadir untuk mengawasi dan merawat siswa selama sesi tidur siang.

    “Apakah ini sebuah lelucon? Sekolah menjadi gila hanya untuk menghasilkan uang,” kata warganet.

    “Apakah saya satu-satunya yang tidak mengerti mengapa siswa harus membayar untuk tidur di meja mereka?,” ungkap warganet lainnya.

    “Ini konyol. Selanjutnya sekolah akan mengenakan biaya untuk pergi ke kamar kecil atau bernapas?,” tulis warganet lainnya.


    Artikel Selanjutnya


    8 Rahasia Banyak Keturunan Tionghoa Sukses Jadi Pengusaha

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.