Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Sedih, Dulu Ngehits Kini 4 Taman Bermain Ini Sepi Bak Kuburan
    Inspiring You

    Sedih, Dulu Ngehits Kini 4 Taman Bermain Ini Sepi Bak Kuburan

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman3 September 2023Updated:3 September 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Bila waktu liburan telah tiba, taman bermain jadi salah satu destinasi yang kerap dikunjungi masyarakat. Ada banyak tema yang ditawarkan taman bermain, mulai dari wisata air hingga tema permainan uji adrenalin.

    Namun, sejak Pandemi Covid-19 melanda dunia pada 2020 lalu, bisnis taman bermain juga turut terkena getahnya. Sebagian taman bermain terpaksa tutup permanen karena tak sanggup lagi membayar biaya operasional saat kehilangan pengunjung.

    Lantas taman bermain mana saja yang terdampak pandemi hingga harus menggulung tikar?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Kampung Gajah

    Objek wisata Kampung Gajah Wonderland yang terletak di Kabupaten Bandung Barat sudah tutup sejak 2017 lantaran dilanda pailit. Kawasannya pun dibiarkan ditinggal begitu saja.




    Foto: Kondisi Kampung Gajah Wonderland yang terbengkalai tahun 2019.(Yudha Maulana/detikcom)
    Kondisi Kampung Gajah Wonderland yang terbengkalai tahun 2019.(Yudha Maulana/detikcom)

    Alhasil, taman hiburan unik yang hits pada masanya ini sekarang tampak tidak terawat dan angker. Hal ini tak pelak dimanfaatkan oleh para wisatawan pecinta horor untuk berburu spot foto di sana.

    Area wisata keluarga seluas 60 hektare ini dulunya berjejer patung-patung gajah di pinggir jalan sebagai ikon. Tempat ini juga menawarkan wahana permainan dan taman rekreasi air.

    2. Taman Remaja Surabaya

    Taman Remaja Surabaya sempat menjadi kebanggaan warga Surabaya. Pengunjung dapat menikmati 20 wahana permainan yang ada di sana. Kini, taman hiburan yang berdiri sejak 1971 ini ditutup oleh pemerintah kota setempat lantaran kerja sama dengan pengelola sudah habis.




    Taman Remaja Surabaya. (Dok. detikJatim/Esti Widiyana)Foto: Taman Remaja Surabaya. (Dok. detikJatim/Esti Widiyana)
    Taman Remaja Surabaya. (Dok. detikJatim/Esti Widiyana)

    Eksistensi Taman Remaja Surabaya memang telah usai sejak 2018. Namun, menurut kesaksian warga setempat, mereka masih suka mendengar suara keramaian dan bunyi musik dari TRS di malam hari, yang seakan-akan hidup kembali.

    3. Depok Fantasi Waterpark

    Depok Fantasi Waterpark atau juga dikenal dengan Aladin Waterpark dikabarkan harus tutup usai terantuk imbas pandemi. Pionir taman rekreasi air di kota Depok, Jawa Barat ini bahkan sudah rata dengan tanah karena akan diubah menjadi komplek perumahan.




    Depok Fantasi Waterpark (Tangkapan Layar via Twitter @depokfantasi1)Foto: Depok Fantasi Waterpark )Tangkapan Layar via Twitter @depokfantasi1)
    Depok Fantasi Waterpark (Tangkapan Layar via Twitter @depokfantasi1)

    Padahal, dulu sebelum ditutup, Aladin Waterpark yang berdiri 2008 silam ini selalu ramai pengunjung, khususnya anak-anak kecil. Dengan mengusung nuansa Timur Tengah, taman wisata air yang luas ini memiliki beragam wahana mulai dari seluncuran air tinggi, air mancur, ember tumpah, dan lain-lain.

    4. Taman Festival Bali

    Jika dahulu Taman Festival Bali ramai dikunjungi turis lokal dan mancanegara, sekarang objek rekreasi ini lebih populer dijadikan sebagai spot foto tempat terbengkalai. Tanaman merambat, semak belukar, serta grafiti yang memenuhi tempat itu memberikan nuansa mencekam namun tetap eksotis.




    Taman Festival Bali. (Dok. denpasarkota)Foto: Taman Festival Bali. (Dok. denpasarkota)
    Taman Festival Bali. (Dok. denpasarkota)

    Berada tak jauh dari Pantai Sanur, Bali, tempat ini diklaim sebagai taman festival yang populer pada masanya. Tetapi akibat krisis, Taman Festival mesti gulung tikar tahun 1999 padahal baru dua tahun dibuka.

    Menariknya, setelah terbengkalai, Taman Festival Bali ini justru jadi lokasi wisata horror karena suasananya yang mencekam. Bahkan, pengunjung yang ingin wisata horor di sini dikenakan biaya Rp 10 ribu untuk sekali masuk.



    Artikel Selanjutnya


    Maaf! Yang Berakhir Itu Bukan Pandemi Covid-19, Tapi Ini…

    (fsd/fsd)


    Berani sukses Gaya Hidup Terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.