Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Satu-satunya di Dunia, Jerapah Tanpa Corak Lahir di Amerika
    Inspiring You

    Satu-satunya di Dunia, Jerapah Tanpa Corak Lahir di Amerika

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman25 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Seekor Jerapah Somalia (Reticulata) di kebun binatang di Limestone, Tennessee, Amerika Serikat (AS), viral di media sosial karena lahir tanpa bintik-bintik atau bercak pola poligon berwarna cokelat muda yang dikelilingi garis berwarna terang.

    Melansir dari Live Science, jerapah betina berwarna cokelat yang lahir pada 31 Juli 2023 ini diklaim sebagai Jerapah Reticulata terlangka di dunia. Menurut sebuah pernyataan, jerapah tersebut adalah satu-satunya jenis Reticulata yang memiliki warna solid di dunia.

    Meskipun baru berusia beberapa minggu, mamalia berleher panjang ini sudah mampu berdiri tegap dengan ketinggian enam kaki atau sekitar 1,8 meter.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Sebuah kebun binatang di Tennessee merayakan kelahiran jerapah langka yang tidak berbintik, namun kurangnya tambalan dapat membahayakan peluangnya untuk bertahan hidup. (Dok. brightszoo)Foto: Sebuah kebun binatang di Tennessee merayakan kelahiran jerapah langka yang tidak berbintik, namun kurangnya tambalan dapat membahayakan peluangnya untuk bertahan hidup. (Dok. brightszoo)

    Fungsi corak berbintik di tubuh jerapah

    Menurut Kebun Binatang Denver, bintik-bintik di tubuh berperan penting untuk kelangsungan hidup jerapah, terutama di alam liar. Sebab, bintik-bintik berwarna tersebut mampu menyamarkan para jerapah dari predator di savana Afrika.

    Namun, itu bukanlah satu-satunya fungsi bintik-bintik jerapah. Menurut Yayasan Konservasi Jerapah, terdapat ‘jaringan pembuluh darah canggih’ yang bercabang untuk membantu pelepasan panas tubuh.

    Karena tak memiliki corak berbintik, bayi jerapah langka yang belum memiliki nama itu lebih berisiko mengalami kepanasan.

    “Populasi liar secara perlahan tengah menuju kepunahan. Sekitar 40% dari populasi jerapah liar hilang hanya dalam tiga dekade terakhir,” kata pendiri kebun binatang, Tony Bright, dalam pernyataannya, dikutip Jumat (25/8/2023).

    Saat ini, kebun binatang sedang mengadakan kontes pemberian nama untuk jerapah langka tersebut melalui halaman Facebook resmi.

    (hsy/hsy)


    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.