Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Sandi Uno Akui Jumlah Wisatawan Merosot, Apa Penyebabnya?
    Inspiring You

    Sandi Uno Akui Jumlah Wisatawan Merosot, Apa Penyebabnya?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 Juli 2024Updated:23 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf RI), Sandiaga Uno mengaku bahwa angka pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air pada 2024 mengalami penurunan.

    “Pergerakannya kami belum punya data terakhir, tapi dilihat dari data-data awal, di setiap pelabuhan, udara, dan beberapa fasilitas transportasi ini ada sedikit pelemahan,” ungkap Sandi usai temu media “The Weekly Brief with Sandi Uno” di Jakarta, Senin (22/7/2024).

    Sandi menyebut, salah satu penyebab pergerakan wisatawan nusantara di Indonesia pada 2024 melemah adalah harga tiket penerbangan domestik yang mahal hingga daya beli masyarakat yang mulai menurun.

    Untuk mengatasi isu ini, Sandi mengatakan akan mendorong penawaran paket-paket dan produk-produk wisata kepada wisatawan sehingga mampu mendongkrak pergerakan wisatawan nusantara.

    Meskipun pergerakan wisatawan nusantara melemah, Sandi menegaskan bahwa pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) terus bergerak positif sehingga ia optimis target 14,3 juta kunjungan pada 2024 tercapai.

    “[Penyebab pergerakan wisatawan nusantara melemah adalah] harga tiket mahal, daya beli yang melemah, dan sebagainya. Namun kalau yang wisman alhamdulillah kita cukup kuat dan dari respons pasar, positif,” ujar Sandi.

    “Kita harus genjot dengan lebih banyak [menyediakan] paket-paket wisata maupun juga produk-produk wisata yang mendorong pergerakan wisnus,” lanjutnya.

    Sandi juga menyebut bahwa seiring dengan dibentuknya satuan tugas (satgas) khusus, pemerintah menargetkan harga tiket penerbangan domestik di Indonesia dapat menurun maksimal pada akhir pemerintahan Kabinet Indonesia Maju, yakni Oktober 2024. Dengan demikian, pergerakan wisatawan nusantara diharapkan dapat kembali meningkat.

    “Kalau semuanya bisa kita lakukan yang cepat, perkiraan dua sampai tiga bulan ke depan, mudah-mudahan sebelum bulan Oktober, akhir pemerintahan bisa [turun harga tiket pesawat],” beber Sandi.

    Sebelumnya, Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf RI, Nia Niscaya menyebutkan bahwa pada Mei 2024 lalu, jumlah kunjungan wisatawan nusantara mencapai 626.668 perjalanan. Angka ini menurun sebesar 17,74 persen jika dibandingkan April 2024.

    Sebagai informasi, Sandiaga menegaskan bahwa target pergerakan wisatawan nusantara pada 2024 adalah 1,25 miliar hingga 1,5 miliar. Angka ini tidak jauh berbeda dengan target pada 2023 lalu yakni sebesar 1,2 miliar hingga 1,4 miliar pergerakan.

    (rns/rns)

    Saksikan video di bawah ini:

    Meski Menjanjikan, Ini Tantangan Bisnis Skincare Anak di Indonesia





    Next Article



    Ed Sheeran Konser di Jakarta, Negara Bisa Untung Rp150 Miliar



    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.