Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»RS Fatmawati Berhasil Operasi Donor Ginjal, Catatan Sejarah!
    Inspiring You

    RS Fatmawati Berhasil Operasi Donor Ginjal, Catatan Sejarah!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 Januari 2024Updated:23 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Operasi transplantasi ginjal yang melibatkan ibu dan anak berhasil dilakukan oleh RSUP Fatmawati, Jakarta, Senin (22/1/2024). Ini merupakan operasi donor ginjal perdana yang berhasil dilakukan RS tersebut. 

    Mengutip dari keterangan resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), pasangan donor dan resipien (penerima donor) transplantasi ginjal adalah ibu berusia 41 tahun dan anak perempuan berusia 20 tahun yang mengalami gagal ginjal akibat penyakit glomerulonefritis kronik atau peradangan ginjal sejak Oktober 2023 lalu.

    Operasi donor ginjal kiri ini dilakukan oleh dokter spesialis urologi RSUP Fatmawati Jakarta dan dokter spesialis urologi konsultan dari RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta sebagai rumah sakit pengampu nasional. Selain itu, sejumlah dokter spesialis lainnya juga tergabung dalam tim transplantasi ginjal tersebut.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ketua Tim Transplantasi Ginjal, dr. Elizabeth Yasmine Wardoyo, SpPD, KGH, FINASIM, menyatakan bahwa saat ini kondisi pendonor sudah stabil dan kembali ke ruang perawatan biasa. Sementara itu, kondisi resipien juga baik.

    Jika mengacu dengan kondisi tersebut, dr. Elizabeth mengatakan bahwa fungsi ginjal yang masih dalam pengawasan ketat itu sudah berlangsung baik.

    “Resipien akan dirawat secara intensif, saat ini masuk ke dalam perawatan ICU, kemudian di Rumah Sakit Fatmawati sudah mengembangkan ICU bertekanan positif yang kami khususkan untuk resipien transplantasi organ untuk meminimalkan infeksi pasca-operasi,” ujar dr. Elizabeth, dikutip Selasa (23/1/2024).

    Sebelum menjalani transplantasi ginjal, kedua pasien telah melakukan pemeriksaan oleh dokter konsultan ginjal hipertensi (nefrologi) dan wawancara kelayakan medikolegal oleh tim hukum dan advokasi.

    Usai memperoleh rekomendasi dari tim hukum dan advokasi, serta melakukan pemeriksaan penunjang dan konsultasi dengan spesialis dan subspesialis dari berbagai disiplin ilmu.

    “Anak perempuan selaku resipien juga telah menjalani serangkaian vaksinasi untuk mencegah kejadian infeksi pascatransplantasi,” terang Kemenkes RI.

    Menurut Kemenkes RI, pasien transplantasi ginjal bisa mendapatkan pembiayaan dari BPJS Kesehatan, tetapi ada selisih biaya yang harus dibayarkan pasien. Selisih ini dapat dibayarkan secara mandiri atau asuransi lain.



    Artikel Selanjutnya


    Daftar Terbaru 21 Penyakit Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Ide Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.