Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»RI Batal Jadi Host Pildun U-20, Ganjar dan Koster Buka Suara
    Inspiring You

    RI Batal Jadi Host Pildun U-20, Ganjar dan Koster Buka Suara

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman31 Maret 2023Updated:31 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali, I Wayan Koster ikut buka suara terkait batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Diketahui, kedua kepala daerah itu adalah sosok yang menolak kedatangan tim nasional (timnas) Israel ke Indonesia.

    “Ya, kecewa, lah. Wong kita sudah menyiapkan sejak awal, kok,” ucap Ganjar, dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (31/3/2023).

    Selain mengungkapkan kekecewaan, Ganjar juga berpesan kepada pemain Timnas Indonesia U-20 untuk tetap semangat dengan menganggap bahwa batalnya keikutsertaan Indonesia di Piala Dunia U-20 2023 bukanlah ‘kiamat’.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Harus tetap semangat terus, ini bukan kiamat. Kita harus tetap, apa namanya, berlatih, dan kita harus membangun sepakbola kita dengan serius, dengan utuh,” kata Ganjar.

    “Kita kasih semangat mereka, banyak event yang bisa kita siapkan jauh lebih baik,” imbuhnya.

    Sebelumnya, Hokky Caraka dan sejumlah pemain Timnas U-20 lainnya kompak mengutarakan kekecewaannya kepada Ganjar melalui kolom komentar postingan akun Instagram Pribadi Ganjar (@ganjar_pranowo). Mereka mengatakan bahwa Ganjar terlibat dalam mengubur dan menghancurkan mimpi besar untuk bermain di Piala Dunia U-20.

    Sementara itu, Koster juga turut menyampaikan pendapatnya melalui keterangan tertulis pada Kamis (30/3/2023). Melalui keterangannya, Koster berkata bahwa penolakannya terhadap Timnas Israel sebagai wujud tanggung jawabnya sebagai Gubernur Bali.

    “Mengenai sikap penolakan saya atas kehadiran tim Israel dalam kejuaraan dunia FIFA U-20 di Bali, merupakan wujud tanggung jawab saya sebagai Gubernur Bali,” kata Koster.

    “Yang saya pertanggungjawabkan secara niskala-sakala (sesuatu yang bersifat tidak nyata dan nyata) karena didasarkan pada hal yang prinsip terkait kemanusiaan, sejarah dan tanggung jawab pergaulan antarbangsa, dan aspirasi masyarakat ke FIFA,” ucap Koster menambahkan.

    Koster menuturkan, keputusan FIFA membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 menjadi pelajaran yang sangat penting. Koster ingin FIFA bersikap adil terhadap Israel, seperti ke timnas Rusia.

    Diketahui, FIFA mencoret Timnas Rusia dari kualifikasi Piala Dunia 2022 lalu akibat agresi yang dilancarkan ke Ukraina.

    “Saya mengajak masyarakat Bali untuk mendoakan bersama agar FIFA tergerak hatinya untuk tetap berlaku adil dengan mencoret tim Israel dalam kejuaraan dunia FIFA U-20, sama dengan sikapnya ketika mencoret tim Rusia dalam kejuaraan dunia FIFA tahun 2022 di Qatar,” ujar Koster.



    Artikel Selanjutnya


    U-20 RI Terancam Gagal, Negara Ini Nyalon Tuan Rumah Baru

    (hsy/hsy)


    Mind your business Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.