Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Persija dan 4 Klub Sepak Bola Indonesia Dihukum FIFA, Ada Apa?
    Inspiring You

    Persija dan 4 Klub Sepak Bola Indonesia Dihukum FIFA, Ada Apa?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman2 April 2024Updated:2 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebanyak lima klub sepak bola asal Indonesia, termasuk Persija Jakarta resmi mendapat hukuman dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) berupa larangan mendaftarkan pemain baru.

    Mengutip dari data resmi FIFA yang dirilis pada Januari 2024 lalu, lima klub yang masuk ke dalam daftar hukuman “registration ban” tersebut adalah Persija Jakarta, Persiwa Wamena, Persikab Kabupaten Bandung, Persiraja Banda Aceh, dan Sada Sumut FC.

    Secara rinci, Persiwa Wamena sudah mulai dikenakan hukuman “registration ban” sejak 12 Mei 2022 lalu hingga FIFA mencabut atau waktu yang tidak dapat ditentukan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu, Persija Jakarta dan Persiraja Banda Aceh telah memulai hukuman “registration ban” pada 26 Januari 2024 lalu. Sedangkan, Persikab Kabupaten Bandung dan Sada Sumut FC baru memulai hukuman pada 26 Februari 2024 lalu.

    Berbeda dengan Persiwa Wamena, keempat klub tersebut dijatuhi hukuman dalam tiga periode pendaftaran.

    Sebenarnya, apa itu hukuman “registration ban”?

    Melansir dari laman resmi FIFA, “registration ban” atau larangan registrasi adalah tindakan disipliner potensial yang dapat dikenakan pada klub oleh badan peradilan FIFA. Setelah larangan registrasi diberlakukan, klub yang dijatuhi hukuman dilarang mendaftarkan pemain baru, baik secara nasional atau internasional dan sebagai pemain amatir atau profesional.

    “Hukuman tersebut berlaku selama durasi tindakan tersebut,” tegas FIFA, dikutip Selasa (2/4/2024).

    “Dengan demikian, klub baru dapat mendaftarkan pemain baru usai menjalani hukuman atau saat larangan dicabut oleh administrasi FIFA,” lanjut pernyataan FIFA.

    Menurut laporan AP News, hukuman “registration ban” dijatuhi FIFA kepada seluruh klub sepak bola di dunia yang terbukti melanggar aturan transfer atau memiliki utang transfer yang belum dibayar ke klub lain. Dengan demikian, klub yang dijatuhi hukuman ini tidak hanya di Indonesia.

    Selama masa hukuman ini, klub tetap dapat membeli pemain baru. Namun, pemain anyar tersebut dilarang untuk didaftarkan ke asosiasi nasional sehingga tidak dapat dimainkan untuk melakoni pertandingan.

    “Registration ban” umumnya berlaku selama dua atau tiga kali bursa transfer setelah klub terbukti bersalah atas ketentuan-ketentuan yang telah disebutkan. Dalam beberapa kasus, hukuman dapat dicabut jika klub telah melunasi utang yang dimiliki terhadap klub lain.

    Selain itu, hukuman juga dapat dibekukan jika klub mengajukan proses banding dan baru berlaku sampai pengajuan banding rampung.

    (rns/rns)


    Gaya Hidup Terkini Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.