Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Penyebab Anak Muda Mati Mendadak Meski Rajin Olahraga
    Inspiring You

    Penyebab Anak Muda Mati Mendadak Meski Rajin Olahraga

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman28 Februari 2023Updated:28 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Kasus anak muda yang meninggal mendadak cukup sering terjadi. Kasus ini seringkali membuat orang-orang di sekitarnya kaget, apalagi jika orang tersebut dikenal memiliki gaya hidup sehat, seperti rajin olahraga. 

    Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Vito A Damay dari RS Siloam Karawaci mengatakan bahwa kondisi itu terjadi karena kemungkinan orang tersebut sudah punya penyakit jantung bawaan, misalnya masalah katup jantung atau listrik jantung.

    “Kenapa orang yang olahraga teratur atau kelihatan sehat-sehat saja bisa meninggal di usia muda? Ada dua sebab, pertama orangnya sudah punya penyakit jantung bawaan misalnya masalah katup jantung atau listrik jantung,” dr Vito A Damay, seperti dikutip dari detikcom.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Faktor pemicu lainnya adalah pola hidup tidak sehat. Tidak sedikit atlet atau orang yang terlihat hobi berolahraga memiliki riwayat darah tinggi. Kondisi ini terjadi karena pola makan yang tidak dijaga sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi dan kolesterol.

    Lebih lanjut, dr Vito menambahkan, orang yang terlihat sehat-sehat saja bisa meninggal mendadak karena penyakit ini sebab dia tidak mengetahui risiko penyakit jantungnya sendiri. Mengecek risiko penyakit jantung salah satunya dilakukan dengan medical check up yang idealnya dilakukan sejak umur 20 tahun.

    “Akhirnya karena merasa percaya diri karena sering olahraga, ya tinggal nunggu waktu aja, dan itu sering terjadi,” beber dr Vito.

    Di samping itu, pencegahan kematian dini akibat penyakit jantung bisa dengan skrining atau deteksi dini. Pemeriksaan elektrokardiografi (rekam jantung) dan ekokardiografi dibutuhkan untuk mendeteksi dan identifikasi kelainan jantung sebelum seseorang berpartisipasi dalam latihan fisik atau olahraga.

    Hal yang harus diperhatikan dalam evaluasi sebelum memulai aktivitas olahraga adalah riwayat penyakit, riwayat penyakit keluarga, level aktivitas fisik yang akan dijalani, serta latihan fisik sebelumnya untuk mencegah risiko meninggal saat berolahraga.


    Artikel Selanjutnya


    Banyak yang Tak Sadar, 5 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Jantung

    (hsy/hsy)


    Never Give Up Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.