Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Penelitian Terbaru Ungkap Polusi Udara Bisa Bikin Pria Mandul
    Inspiring You

    Penelitian Terbaru Ungkap Polusi Udara Bisa Bikin Pria Mandul

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman9 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Sebuah studi nasional baru di Denmark menemukan hubungan antara ketidaksuburan pria dan wanita akibat berbagai jenis polusi yang berbeda.

    Melansir Euro News, penelitian menemukan bahwa pria yang terpapar polusi udara selama rata-rata lima tahun memiliki risiko masalah infertilitas (kemandulan) yang lebih tinggi. Temuan besar ini menambah bukti yang semakin banyak tentang dampak partikel kecil terhadap kesuburan.

    Studi yang diterbitkan dalam British Medical Journal (BMJ) tersebut juga menemukan hubungan antara polusi suara dan infertilitas di antara wanita berusia antara 35 dan 45 tahun, sebuah hubungan yang sebelumnya tidak diketahui.

    Namun, polusi suara nampaknya tidak memiliki pengaruh kuat terhadap ketidaksuburan di kalangan pria berusia 37 hingga 45 tahun.

    Berdasarkan data penelitian Denmark, populasi studi mencakup pria dan wanita berusia 30 hingga 45 tahun yang hidup bersama atau menikah dan memiliki maksimal dua anak antara tahun 2000 hingga 2017.

    Penelitian ini dirancang untuk wanita yang secara aktif berusaha untuk hamil, dengan populasi penelitian akhir yang mencakup lebih dari 377.000 wanita dan 526.000 pria.

    Dari jumlah tersebut, sekitar 16.000 pria dan 22.600 wanita dalam kelompok tersebut menerima diagnosis infertilitas. Individu dengan diagnosis infertilitas sebelumnya atau orang yang telah menjalani operasi untuk mencegah mereka memiliki anak tidak dimasukkan dalam kelompok penelitian.

    “Karena banyak negara Barat menghadapi penurunan angka kelahiran dan peningkatan usia ibu saat melahirkan anak pertama, pengetahuan tentang polutan lingkungan yang memengaruhi kesuburan menjadi sangat penting,” kata penulis studi tersebut.

    Polutan yang paling sering terjadi

    Studi tersebut berfokus pada paparan jangka panjang terhadap kebisingan lalu lintas jalan dan polusi partikel, atau PM2.5, seperti knalpot mobil dan asap pembangkit listrik pada populasi Denmark.

    Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa jenis polusi udara ini terkait dengan kualitas sperma yang lebih rendah, khususnya pada motilitas dan jumlah sperma.

    “Kedua jenis polusi ini adalah polutan yang paling sering terjadi di lingkungan perkotaan, jadi bagi kami, tampaknya logis untuk memulai dari sana dan melihat kedua polutan utama ini dalam kehidupan sehari-hari kita,” kata Mette Sørensen, penulis pertama studi tersebut dan seorang peneliti senior di Danish Cancer Society.

    Peneliti fokus pada polusi suara karena polusi suara diketahui memengaruhi stres dan tidur serta memengaruhi penyakit lain seperti kardiovaskular dan diabetes.

    “Hipotesis kami adalah jika Anda stres, jika Anda terganggu tidurnya, maka hal itu juga dapat memengaruhi kemandulan,” kata Sørensen.

    (hsy/hsy)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Roberto Fiorini, Chef Pribadi Paus Fransiskus Saat di Indonesia




    Next Article



    Awas! Banyak Pria Diprediksi Bakal Mandul Akibat Hal Ini



    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.