Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Pemerintah Jepang Bikin Aplikasi Kencan agar Warga Nikah-Punya Anak
    Inspiring You

    Pemerintah Jepang Bikin Aplikasi Kencan agar Warga Nikah-Punya Anak

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman8 Juni 2024Updated:8 Juni 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Jepang tengah mengalami masalah krisis populasi. Semakin banyak warga yang menua dan meninggal, sementara generasi mudanya semakin enggak menikah, apalagi melahirkan anak. 

    Pemerintah Jepang sudah putar otak untuk mengatasi masalah ini dengan memberikan rupa-rupa insentif dan kemudahan lainnya agar warganya mau menikah dan punya anak. Yang terbaru, Negeri Sakura meluncurkan aplikasi kencan yang dikelola oleh pemerintah Kota Tokyo. 

    Pejabat setempat menyebut bahwa aplikasi ini sedang dalam tahap pengujian awal dan akan beroperasi penuh pada akhir tahun ini.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Silakan gunakan aplikasi ini sebagai ‘langkah pertama’ untuk memulai perjalanan menuju pernikahan,” kata situs web aplikasi tersebut, seraya menambahkan bahwa sistem perjodohan AI disediakan oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo.

    Pengguna diminta untuk mengikuti “tes diagnostik” tetapi ada juga opsi untuk memasukkan sifat-sifat yang diinginkan dari pasangan masa depan.

    Untuk menggunakan aplikasi ini, Anda harus berstatus lajang dan berusia minimal 18 tahun serta memiliki keinginan untuk menikah, dan tinggal atau bekerja di Tokyo, kata situs web tersebut.

    Aplikasi kencan tersebut juga mencantumkan langkah-langkah pemerintah lainnya untuk mendukung pasangan – seperti memberikan informasi mengenai keseimbangan kehidupan kerja, perawatan anak dan dukungan perumahan, partisipasi laki-laki dalam pekerjaan rumah tangga dan mengasuh anak, serta konseling karir.

    Gambaran krisis populasi di Jepang

    Mengutip CNN Internasional, Jepang hanya mencatat 727.277 kelahiran bayi pada tahun lalu, menurut data baru yang dirilis Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan pada Jumat kemarin. Tingkat kesuburan, yang didefinisikan sebagai jumlah total kelahiran yang dialami seorang perempuan sepanjang hidupnya, turun dari 1,26 menjadi 1,20.

    Agar populasi negara tetap stabil, diperlukan tingkat kesuburan sebesar 2,1. Jumlah di atas akan menyebabkan peningkatan populasi, seperti yang terlihat di India dan banyak negara Afrika.

    Namun di Jepang, tingkat kesuburan berada jauh di bawah angka stabil selama setengah abad, kata para ahli. Tingkat kesuburan terus anjlok setelah krisis minyak global tahun 1973 mendorong perekonomian ke dalam resesi, dan tidak pernah pulih.

    Parahnya, tren penurunan ini semakin cepat dalam beberapa tahun terakhir. Jumlah kematian sudah melebihi jumlah kelahiran setiap tahunnya. Hal inilah menyebabkan penurunan total populasi, yang dampaknya sangat besar terhadap pasar tenaga kerja, perekonomian, sistem kesejahteraan, dan tatanan sosial di Jepang.

    Pada tahun 2023, negara ini mencatat 1,57 juta kematian, menurut Kementerian Kesehatan – lebih dari dua kali lipat jumlah kelahiran.

    Sayangnya, Jepang juga kurang beruntung dalam hal perkawinan. Jumlah pernikahan turun sebanyak 30.000 tahun yang lalu, sementara jumlah perceraian meningkat.



    Artikel Selanjutnya


    8 Resep Panjang Umur dari Dokter Jepang Usia Nyaris 100 Tahun

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.