Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Pantas Israel Jadi Negara Kaya Raya, Ternyata Ini Rahasianya
    Inspiring You

    Pantas Israel Jadi Negara Kaya Raya, Ternyata Ini Rahasianya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman13 Oktober 2023Updated:13 Oktober 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Hubungan Israel dan Palestina kembali memanas setelah pasukan Hamas melancarkan serangan pada Sabtu (7/10/2023) lalu. Dua negara yang bertetangga tersebut kini dalam status perang. 

    Palestina, yang selama puluhan tahun berada di bawah okupansi Israel, sulit berkembang secara ekonomi. Jangankan bisa tumbuh menjadi negara maju, bahkan banyak negara menolak mengakui Palestina sebagai negara merdeka. Mengutip laporan Bank Dunia, ekonomi negara berpopulasi 5,4 juta orang itu diperkirakan akan melemah pada tahun ini.

    Sementara Israel, meski terus-terusan berkonflik, adalah negara maju yang berpenghasilan tinggi. Mengutip data Trading Economics, Produk Domestik Bruto (PDB) Israel mencapai US$522,03 miliar pada 2022. Jumlah itu mewakili 0,23 persen perekonomian dunia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
    A woman holding Israeli national flags protests on Jerusalem’s Jaffa Street.On Thursday, February 6, 2020, in Jerusalem, Israel. (Photo by Artur Widak/NurPhoto via Getty Images)

    Sementara PDB per kapita Israel tercatat sebesar US$42.594 pada 2022, naik dari US$40.802 pada tahun sebelumnya.

    Dalam dua dekade terakhir, hasil industri Israel telah mencapai kemajuan tingkat internasional di bidang elektronik medis, agroteknologi, telekomunikasi, bahan kimia, perangkat keras dan perangkat lunak komputer, serta pemotongan dan pemolesan berlian.

    Apa rahasia Israel bisa menjadi negara yang kaya meski terus-menerus berkonflik dengan Palestina?

    Ada dua faktor yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Israel: imigrasi dan arus masuk modal.

    Melansir dari BBC, majunya industri di Israel tak lepas dari banyaknya tenaga ahli yang melakukan eksodus dari negara-negara Eropa selama pecah Perang Dunia II untuk menghindari persekusi. Industri-industri yang sudah berkembang pesat di Israel antara lain pupuk, pestisida, farmasi, bahan kimia, plastik, dan logam berat.

    Negeri Yahudi tersebut terkenal dengan industri manufaktur yang paling maju sejak 1970-an. Israel tidak mengandalkan sumber uang dari minyak seperti negara Arab lainnya.

    Lalu, berpindahnya orang-orang dari Silicon Valley, Amerika Serikat (AS) ke Israel pada 1980-an membuat pusat-pusat penelitian untuk beragam perusahaan teknologi AS, seperti Microsoft, IBM, dan Intel semakin berkembang. 




    A mini electric car developed by City Transformer drives out of the company's offices during a demonstration for Reuters in Kfar Netter, near Tel Aviv, Israel November 20, 2018. Picture taken November 20, 2018 REUTERS/Amir CohenFoto: A mini electric car developed by City Transformer drives out of the company’s offices during a demonstration for Reuters in Kfar Netter, near Tel Aviv, Israel November 20, 2018. Picture taken November 20, 2018 REUTERS/Amir Cohen

     

    Kemudian pada 1990-an, para insinyur yang berpindah dari negara-negara bekas Uni Soviet ke Israel membuat negara itu semakin diberkati dengan kelimpahan sumber daya manusia terampil. Maka dari itu, tidak heran bila perusahaan-perusahaan baru di sektor teknologi semakin menjamur.

    Sektor teknologi yang sebelumnya hanya menyumbang sebesar 37 persen dari produk industri langsung meningkat menjadi 58 persen pada 1985. Pada 2006, angka tersebut kembali meningkat menjadi 70 persen.

    Banyaknya perusahaan besar di bidang teknologi otomatis menyumbang pemasukan besar untuk Pemerintah Israel dari sisi pajak, sumber devisa, ataupun penyerapan jumlah tenaga kerja. Pendapatan tersebut belum termasuk royalti dari paten-paten yang dibuat di perusahaan Israel.

    Selain itu, Israel diketahui banyak menerima pendanaan untuk pengembangan riset dan teknologi dari negara lain, seperti AS, Kanada, Italia, Austria, Prancis, Irlandia, Belanda, Spanyol, China, Turki, India, dan Jerman.



    Artikel Selanjutnya


    Ini Penampakan Situs Warisan UNESCO yang Ditentang Israel

    (hsy/hsy)


    Berani sukses True Success
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.