Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Pagi-Pagi Jokowi Blusukan ke Posyandu Bogor-Jaksel, Cek Stunting Anak
    Inspiring You

    Pagi-Pagi Jokowi Blusukan ke Posyandu Bogor-Jaksel, Cek Stunting Anak

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman11 Juni 2024Updated:12 Juni 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Posyandu di Kota Bogor dan Kota Jakarta Selatan pagi ini. Kunker pertama ke Posyandu Wijaya Kusuma Kota Bogor dilakukan untuk meninjau upaya pencegahan stunting.

    Kemudian, Jokowi melanjutkan kunker ke Posyandu Terintegrasi RW 02 RPTRA Taman Sawo Kebayoran Baru Kota Jakarta Selatan. Di sini, Jokowi meninjau pelaksanaan kegiatan yang dilakukan posyandu tersebut.

    Dalam keterangan pers setelah kunjungan di Posyandu Terintegrasi RW 02 RPTRA Taman Sawo, Jokowi mengatakan, peninjauan ini dilakukan dalam rangka Bulan Penimbangan Balita yang dilaksanakan serentak di 338 ribu posyandu yang ada di seluruh tanah air.

    “Ini dalam rangka apa? Stunting anak. Karena apa pun ini menjadi masalah yang juga harus kita selesaikan,” ujarnya.

    Menurut Jokowi, pemerintahannya terus berupaya menurunkan prevalensi stunting dari 37% di 2014 menjadi 21% di 2023. Semua itu tidak lepas dari kerja keras posyandu juga.

    Lebih lanjut, Jokowi bilang stunting tidak hanya berkaitan dengan makanan, melainkan juga sanitasi.

    “Lingkungan dari kampung, lingkungan dari RT juga berpengaruh sekali terhadap masalah air yang ada juga sangat berpengaruh sekali terhadap stunting. Jadi memang kerja bareng-bareng, kerja bersama, kerja terintegrasi, kerja terkonsolidasi sehingga hasilnya akan kelihatan,” katanya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pemerintah menargetkan prevalensi stunting sebesar 14% di 2024. Apakah target itu akan direvisi?

    “Ya yang namanya target, kita kan memiliki target yang sangat ambisius dari 37% melompat ke 14%. Ini ambisius banget tapi memang kita harus bekerja keras mencapai target. Nah nanti akhir tahun kita lihat berapa,” ujar Jokowi.



    Artikel Selanjutnya


    Jokowi Mau Penerima LPDP Meningkat 5 Kali Lipat

    (Sumber: CNBC.com )


    Ide Sukses Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.