Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Otak Jenius Einstein Tak Pernah Dikubur, Ada di Mana Sekarang
    Inspiring You

    Otak Jenius Einstein Tak Pernah Dikubur, Ada di Mana Sekarang

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman3 Juli 2023Updated:3 Juli 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ilmuwan terkemuka Albert Einstein telah meninggal dunia pada 18 April 1955. Namun ternyata, setelah kematian Einstein, seseorang yang mengawasi autopsinya telah mengeluarkan otak sang fisikawan dari tubuhnya.

    Ia adalah Thomas Stoltz Harvey, ahli patologi rumah sakit Princeton. Menurut laporan Live Science, Harvey memotong otak Einstein menjadi 240 bagian dan menyimpan sebagian besar di antaranya dalam kepemilikan pribadi untuk lebih dari 40 tahun.

    Kini, terdapat 170 bagian yang dikembalikan ke University Medical Center of Princeton dan 46 bagian dipajang di Museum Sejarah Medis Mutter di Philadelphia. Namun, masih banyak potongan tersebut yang hilang dan tidak ditemukan hingga kini.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lantas bagaimana bisa begitu banyak bagian dari otak Einstein hilang begitu saja?

    Jawabannya kembali ke keyakinan yang dianut oleh Harvey dan lainnya bahwa ada sesuatu yang luar biasa secara fisik di otak Einstein.

    Setelah mengambil dan memotong otak Einstein pada tahun 1955, Harvey memerintahkan beberapa blok untuk dipotong menjadi 12 set dari 200 irisan jaringan ultra tipis, masing-masing dipotong tidak lebih dari setengah lebar rambut manusia. Dia juga memotret seluruh otak dari berbagai sudut, sebelum dibedah.

    Tanpa izin dari keluarga Einstein, Harvey memasang irisan otak itu dan mendistribusikannya ke sejumlah peneliti yang tidak diketahui. Dia melakukan itu dengan harapan bisa mengungkap rahasia otak yang tersembunyi.

    Harvey secara pribadi mengendarai mobil sendiri untuk mengantarkan sampel otak Einstein melintasi AS dan sebagian Kanada. Dia menyimpan sebagian besar otak Einstein yang tersisa di toples yang disimpan di dalam kotak kardus di mobilnya.

    Ketika perjalanannya dengan otak jenius tersebut akhirnya berakhir, Harvey memindahkan potongan otak yang tersisa ke serangkaian toples di rumahnya.

    Meskipun dia terus berbagi sampel dengan para peneliti yang tertarik, Harvey menyimpan sebagian besar otak Einstein hingga tahun 1998, ketika dia akhirnya mengembalikan sisa-sisa organ itu ke Pusat Medis Universitas Princeton atau 43 tahun setelah mengeluarkannya dari kepala Einstein.

    Saat ini, para ilmuwan diperbolehkan untuk melihat otak sang jenius apabila memberikan proposal menarik terkait penelitian kepada Pusat Medis Universitas Princeton.

    Beberapa studi telah dipublikasikan tentang foto dan sampel yang didistribusikan Harvey, yang pertama muncul pada tahun 1985.

    Meski sebagian besar potongan otak Einstein tetap berada di Princeton, tempat fisikawan jenius itu meninggal, masih ada sampel jaringan yang tak terhitung jumlahnya telah hilang begitu saja.



    Artikel Selanjutnya


    Ladies, Inilah 6 Gejala Stroke Ringan Pada Wanita

    (hsy/hsy)


    Selalu Semangat Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.