Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Menteri Kesehatan Buka Suara Soal Pro-Kontra Kemasan Rokok Polos
    Inspiring You

    Menteri Kesehatan Buka Suara Soal Pro-Kontra Kemasan Rokok Polos

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman21 September 2024Updated:21 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin akhirnya buka suara mengenai polemik rencana penerapan aturan kemasan rokok polos. Dia mengatakan Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan mengenai kemasan rokok polos itu masih dikaji.

    “Ya memang itu sedang dikaji,” kata Budi Gunadi ditemui di Kementerian Keuangan, dikutip Sabtu, (21/9/2024).

    Budi Gunadi mengatakan Kementerian Kesehatan juga sudah mengajak diskusi para pengusaha mengenai rencana penerapan aturan tersebut. Menurut dia, diskusi dengan pengusaha tetap berjalan kendati tengah terjadi dualisme kepemimpinan di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

    “Saya tetap panggil pengusaha-pengusaha untuk berdiskusi mengenai pemberlakuan aturan itu,” kata Budi.

    Sebelumnya, rencana kebijakan kemasan rokok polos mendapat penolakan dari kalangan pengusaha, bahkan kementerian. Kementerian Perindustrian misalnya menilai penerapan kebijakan kemasan rokok polos justru akan meningkatkan peredaran rokok ilegal.

    Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Merijanti Punguan Pitaria mengatakan efek buruk kebijakan tersebut sudah terbukti di beberapa negara yang menerapkannya.

    “Apalagi di Indonesia kontribusi industri hasil tembakau terhadap negara itu sangat besar. Seharusnya kebijakan yang dikeluarkan itu harus demi kepentingan nasional,” ujar Meri dalam dialog Coffee Morning dengan tema “Badai Baru Ancam Industri Tembakau: Rencana Kemasan Polos Tanpa Merek” di Jakarta, Kamis (19/9/2024).

    Senada, Negosiator Perdagangan Ahli Madya, Kementerian Perdagangan, Angga Handian Putra beranggapan kebijakan kemasan polos tidak efektif untuk menurunkan tingkat prevalensi merokok di Indonesia. Menurut dia, hal itu sudah terbukti dengan penerapan aturan serupa di Australia.

    “Australia itu mengeluarkan aturan pada 2013. Saat itu, ada perdebatan di antara profesor apakah kebijakan kemasan polos ini efektif berkontribusi, misalkan menurunkan prevalensi merokok pada kalangan perokok pemula,” kata Angga.

    (fsd/fsd)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Hampir 20 Juta Orang Indonesia Kena Diabetes





    Next Article



    BGS Blak-blakan Klaim Kasus Demam Berdarah di RI Sudah Turun



    Never Give Up Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.