Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Portofolio
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Mau Punya Anak Penurut? Cobain 3 Cara Ini dari Ahli Parenting
    Inspiring You

    Mau Punya Anak Penurut? Cobain 3 Cara Ini dari Ahli Parenting

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman9 Mei 2023Updated:10 Mei 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Anak yang sulit mendengarkan perkataan orang tua bukanlah anak yang nakal. Mereka hanya butuh arahan yang tepat. Meski demikian, tetap saja, hal ini seringkali bisa membuat orang tua menjadi stres dan pusing tujuh keliling.

    Camilla Miller, ahli parenting sekaligus pelatih Language of Listening Parent Coaching mengungkapkan tiga cara untuk membuat anak menjadi sosok pendengar yang baik. Apa saja? Berikut ulasannya dikutip dari CNBC Internasional.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    1. Arahkan perilaku anak

    Apabila anak menunjukkan perilaku yang Anda tidak suka, bantulah mereka untuk mengarahkan perilaku tersebut dengan cara yang lebih baik.

    Misalnya, anak sering meloncat-loncat di sofa atau kasur, daripada memarahinya, lebih baik Anda memfasilitasi si kecil dengan memberikan trampolin sebagai upaya menunjukkan bahwa meloncat-loncat di sofa atau kasur bukanlah hal yang baik. Namun di samping itu, Anda juga tetap menunjukkan rasa peduli dan dukungan terhadap perilaku kesukaannya.

    “Hal tersebut perlu dilakukan untuk melihat apa yang sebenarnya anak butuhkan dan membantu mereka untuk menemukan cara agar perilakunya dapat diterima,” jelas Miller.

    2. Katakan Hal Berdasarkan Apa yang Dilihat

    Menurut Miller, mengungkapkan suatu hal berdasarkan apa yang Anda lihat merupakan hal penting yang harus dilakukan orang tua. Sebab, cara komunikasi yang seperti ini akan lebih mudah dipahami dan diterima si kecil.

    Sebagai contoh, ketika anak sedang bermain, mungkin Anda akan berpikir bahwa si kecil tidak mau berbagi mainan dengan temannya. Namun pada kenyataannya, mungkin si kecil bukannya tidak mau berbagi, tetapi dia memang sibuk bermain.

    Dalam kasus seperti ini, orang tua bisa mengatakan, “Wah, bermainnya seru, ya,” atau “Kamu kelihatannya sibuk sekali,”. Dengan begitu, mungkin anak justru akan berani untuk jujur mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Hal tersebut karena Anda menunjukkan sikap yang peduli kepadanya.

    “Ketika anak merasa tidak didengarkan, mereka akan merasa bahwa Anda mengabaikan apa yang mereka ingin dan butuhkan,” sebut Miller.

    “Jika Anda ingin didengarkan, dengarlah perasaan anak terlebih dulu,” ujar Miller menegaskan betapa pentingnya mendengarkan dan memvalidasi perasaan anak.

    3. Apresiasi Anak

    Apabila anak baru saja menyelesaikan suatu permasalahan, tunjukkan kepedulian Anda dengan mengapresiasi kelebihan mereka. Hal tersebut dapat diucapkan melalui perkataan seperti, “Kamu keren bisa menyelesaikannya dengan baik,” atau “Bunda bangga, deh, sama kamu,”.

    Dengan demikian, anakpun akan melihat bahwa mereka adalah seseorang yang mampu membuat keputusan dengan baik dan kompeten dalam melakukan sesuatu. Sesudah itu, mereka akan terus melakukan hal baik untuk ke depannya.

    “Dengan memahami suara hati anak, Anda membantu mereka untuk meningkatkan kepercayaan diri,” sebut Miller.



    Artikel Selanjutnya


    Ayah-Bunda Wajib Punya 3 Hal Ini Kalau Mau Anak Sukses

    (Linda Hasibuan/hsy)


    Inspirasi Kamu Never Give Up
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.