Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Maaf! Swedia Gagal Gelar Kompetisi Seks, Ini Alasannya
    Inspiring You

    Maaf! Swedia Gagal Gelar Kompetisi Seks, Ini Alasannya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman7 Juni 2023Updated:7 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Belum lama ini tengah viral berita terkait Swedia yang menjadikan aktivitas seks menjadi sebuah olahraga. Bahkan mereka telah memiliki federasi khusus yakni Federasi Seks Swedia untuk mempromosikan kejuaraan seks di Eropa.

    Sejumlah unggahan dan laporan berita baru-baru ini menyebut bahwa Kejuaraan Seks Eropa akan berlangsung pada 8 Juni 2023 mendatang. Turnamen ini menampilkan pertandingan antara para pesaing dari 16 negara berbeda.

    Menurut laporan tersebut, juri dari Federasi Seks Swedia akan menilai lomba itu dari rayuan, pijat tubuh, menjelajahi zona erotis, foreplay, seks oral, penetrasi, daya tahan, penampilan fisik, eksekusi pose, kreativitas dalam perubahan posisi, dan jumlah orgasme di dalamnya. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sayangnya, mengutip IFL Science, pengajuan kompetisi seks tersebut ditolak oleh Konfederasi Olahraga Swedia (RF) dengan alasan aplikasi tidak lengkap.

    “Karena aplikasinya tidak lengkap, asosiasi diinstruksikan untuk melengkapi aplikasi dan dengan demikian memperbaiki kekurangannya,” kata Konfederasi Olahraga Nasional dalam siaran pers.

    “Pemohon tidak memenuhi persyaratan yang diminta sehingga permohonan tidak dapat diperiksa substansinya [dan] oleh karena itu permohonan harus ditolak tanpa pemeriksaan kelayakan,” paparnya.

    Meski demikian, kompetisi masih akan berlangsung pada 8 Juni menurut penyelenggara, tapi bukan sebagai olahraga resmi.

    Ketua Konfederasi Olahraga Swedia Björn Eriksson mengatakan kepada Göteborgs-Posten bahwa turnamen seks tersebut diragukan bisa memenuhi persyaratan. 

    Karena informasi mengenai kompetisi seks sudah terlanjur viral, konfederasi berusaha memberikan klarifikasi dengan mengatakan kepada News Checker bahwa itu adalah “informasi palsu dengan tujuan mencoreng olahraga Swedia.”

    Sementara itu, Federasi Seks Swedia menanggapi, mengklaim bahwa turnamen seks belum bisa dijadikan sebagai olahraga resmi karena perlu membayar fasilitas pelatihan dan wasit.

    “Tahun ini mereka menerima e-sport sebagai olahraga. Apakah duduk di depan komputer dan bermain video game lebih olahraga daripada aktivitas fisik yang sehat yang memperpanjang usia? Silakan Anda membuat kesimpulan sendiri,” kata Federasi Seks kepada News Checker.

    (hsy/hsy)


    Berani sukses Ide Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.