Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Lupakan AI, Storytelling Bakal Jadi Pekerjaan Termahal di Masa Depan
    Inspiring You

    Lupakan AI, Storytelling Bakal Jadi Pekerjaan Termahal di Masa Depan

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman10 Mei 2024Updated:10 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Seorang millionaire dan pengusaha sukses bernama Scott Galloway memberikan pengetahuan menarik mengenai keterampilan yang dibutuhkan generasi muda di tempat kerja untuk saat ini dan masa yang akan datang.

    Menurut Galloway, keterampilan tersebut sejatinya sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Keterampilan yang dimaksud yakni kemampuan bercerita atau storytelling. Bahkan Ia menyebut, kemampuan bercerita akan menjadi pekerjaan dengan bayaran termahal di masa depan.

    Mengutip CNBC Make It, Jumat (10/5/2024), Galloway menekankan bahwa apabila dirinya dapat memberikan satu kompetensi kepada anak berusia 13 dan 16 tahun, maka itu adalah kemampuan bercerita.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menurut dia, jenis penyampaian cerita mungkin tidak menjadi masalah, karena platform yang digunakan orang untuk berkomunikasi dapat berubah dengan cepat.

    “Bagian yang penting adalah mengembangkan kemampuan menulis dengan baik, kemampuan mengartikulasikan ide dan kemampuan menyajikan ide dengan data, infografis, slideshow,” kata Galloway.

    Galloway menyebut pentingnya penyampaian cerita adalah alasan utama mengapa generasi muda tidak boleh hanya mengandalkan alat kecerdasan buatan generatif seperti ChatGPT.

    “Kami tidak tahu apakah dalam lima tahun beberapa jaringan saraf akan menggantikan ChatGPT. Kami tidak tahu apakah pengkodean akan menjadi ketinggalan jaman,” katanya.

    Pakar manajemen sepakat bahwa memahami AI itu penting, tetapi AI bukanlah satu-satunya keterampilan yang diperlukan untuk berhasil di tempat kerja.

    Pengusaha ingin merekrut kandidat dengan kombinasi soft skill dan hard skill, seperti pemikiran analitis, pemikiran kreatif, keterampilan kepemimpinan dan rasa ingin tahu, sebuah laporan dari perusahaan konsultan manajemen Oliver Wyman pada awal tahun ini.

    (ayh/ayh)


    Gaya Hidup Terkini Inspirasi Sukses
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.