Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Langkah BPOM Dukung Industri Kosmetik Tanah Air Agar Tetap Glowing
    Inspiring You

    Langkah BPOM Dukung Industri Kosmetik Tanah Air Agar Tetap Glowing

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman27 Agustus 2024Updated:27 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    JakartaDexpert.co.id – Kepala BPOM, Taruna Ikrar mengungkapkan telah menyiapkan sejumlah langkah dalam mendukung industri kosmetik di Tanah Air. Menurut Taruna, upaya pertama BPOM adalah dalam konteks promosi.

    “BPOM secara konkret membuat acara dan kami berharap Balai POM di seluruh Indonesia bisa mencontoh apa yang sudah dilakukan di Jakarta,” ujarnya dalam CNBC Indonesia Beauty Journey Special, Selasa (27/8/2024).

    Sedangkan yang kedua adalah mempercepat proses pemeriksaan bahan baku. Menurut Taruna, selama ini proses pemeriksaan mencapai 300 hari kerja dan rencananya akan dikejar menjadi 120 hari kerja saja.

    “Kami bahkan berambisi menjadikannya 75 hari saja, ini tentu hal yang luar biasa,” rinci Taruna.

    Selain itu menurut Taruna, BPOM juga tidak mungkin mengesampingkan safety. Dia mengatakan pelaku usaha bisa melakukan training dan pelatikan di BPOM pusat maupun di balai seluruh Indonesia.

    Pelatihan ini menurutnya akan memastikan bahwa protap benar dan sehat agar kebutuhan yang besar ke depan dengan pertambahan jumlah masyarakat Indonesia bisa terpenuhi.

    “Makin banyak orang membutuhkan, oleh karena itu penting pula regulasi dipercepat apalagi dengan pasar bebas. Namun kami akan memastikan menjaga keamanan kosmetik yang beredar, benar-benar legal dan aman,” tegas Taruna.

    Untuk diketahui, berdasarkan data BPOM dalam lima tahun terakhir sejak 2019 ada 519.746 izin edar kosmetika yang diterbitkan dan 69% diantaranya adalah produk lokal. Sementara itu, Staf Khusus Menteri Perdagangan Bara Krishna Hasibuan mengungkapkan dalam tiga tahun terakhir industri kosmetik tumbuh 43% dengan kehadiran sekitar seribu perusahaan lokal dengan ekspor.

    “Kita punya instrumen bisa safeguard, atau bea masuk. Juli lalu disimpulkan belum ada justifikasi untuk mengajukan aduan impor kepada Kemendag untuk menerapkan bea masuk sebagai bentuk tindak pengamanan, karena salah satu impor banyaknya bahan baku untuk kosmetik,” kata Bara.

    Saat ini menurutnya 80% raw material untuk produksi kosmetik masih impor. Sehingga diperlukan justifikasi dan kehati-hatian dalam menerapkan kebijakan proteksi.

    (rah/rah)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Produk Kosmetik RI Kalah Dari Produk Impor, Ini Kata BPOM





    Next Article



    Resistensi Bisnis Kecantikan di Tengah Tantangan Ekonomi Global



    Mind your business Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.