Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Lagi Viral Hidangan Tumis Batu Pedas di China, Rasanya Enak?
    Inspiring You

    Lagi Viral Hidangan Tumis Batu Pedas di China, Rasanya Enak?

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman23 Juni 2023Updated:23 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Belakangan ini sedang viral hidangan unik khas China, yakni tumis batu pedas. Makanan tradisional ini disebut Suodiu yang berarti hisap dan buang berasal dari Provinsi Hubei.

    Para pelanggan yang mengonsumsi harus mengisap batu-batu kecil untuk menikmati rasa hidangan yang kaya dan pedas. Pelanggan dapat makan tumis batu ini dengan mengisapnya dan menikmati aromanya.

    Melansir CNN, dalam video yang viral di internet seminggu terakhir terlihat seorang penjual memasak bebatuan dengan memasukkan bumbu-bumbu.

    Penjual menuangkan minyak cabai ke batu yang di atas panggangan ala teppanyaki, menaburkan saus bawang putih di atasnya, lalu menumis semuanya dengan campuran bawang putih dan paprika potong dadu.

    Saat mereka menyiapkan bahan-bahan, penjual yang tengah memasak terkadang menceritakan setiap gerakan mereka dengan sajak, menurut video di Xiaohongshu.

    “Sebagian bumbu menghidupkan gairah,” kata koki itu dalam video tersebut dan menambahkan bahwa hidangan itu sama populernya dengan alkohol.

    Pelanggan kemudian disajikan batu rasa dalam kotak seukuran telapak tangan. Setiap porsi berharga sekitar 16 yuan (Rp 34 ribu), menurut video tersebut.

    Ketika ditanya apakah perlu mengembalikan batu-batu tersebut setelah selesai makan, pedagang menjawab, “Tidak perlu, kamu bisa membawanya pulang sebagai oleh-oleh.”

    Suodiu diyakini berasal dari ratusan tahun yang lalu. Ini diturunkan dari generasi ke generasi oleh para awak kapal melalui sejarah lisan mereka, menurut laporan media lokal.

    Dulu, para awak kapal bisa terdampar di tengah sungai dan kehabisan makanan saat mengantarkan barang. Untuk menemukan kebahagiaan dalam kepahitan, mereka akan menemukan batu untuk dimasak dengan bumbu lain untuk membuat hidangan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT



    Artikel Selanjutnya


    Kang Nara, Youtuber Pembelot Korea Utara yang Sekarang Tajir

    (Sumber: CNBC.com )


    Ide Sukses Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.