Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Lagi Tren, Cewek Korea Ramai-Ramai Pilih Nikah Usia 40
    Inspiring You

    Lagi Tren, Cewek Korea Ramai-Ramai Pilih Nikah Usia 40

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman20 Maret 2023Updated:20 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Data pemerintah Korea Selatan mengungkapkan bahwa saat ini semakin banyak wanita yang menikah di awal usia 40-an. Bahkan, menikah di usia 40-an nampaknya sudah menjadi tren baru yang dipilih oleh banyak perempuan di Negeri Ginseng. 

    Menurut data dari Statistics Korea, ada 10.949 pernikahan di kalangan wanita berusia antara 40 hingga 44 pada tahun lalu. Ini melampaui jumlah pernikahan wanita berusia 20 hingga 24 tahun yang tercatat 10.113 pernikahan.

    Mengutip Korea Herald, kondisi di mana jumlah pengantin berusia 40-an awal yang melampaui pengantin wanita usia 20-an pertama kalinya terjadi pada 2021. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Di tengah perubahan norma sosial dan persepsi tentang pernikahan, Korea Selatan terus mengalami penurunan jumlah pernikahan secara keseluruhan. Jumlah pasangan yang menikah merosot menjadi 191.690 pada tahun 2021, angka ini hanya setengah dari total 388.960 pernikahan yang tercatat pada tahun 1997.

    Badan statistik menilai, transisi demografi menjadi alasan utama di balik fenomena menikah di usia 40-an, mengingat ada penurunan populasi perempuan di usia awal 20-an.

    Berdasarkan data statistik pemerintah, perempuan berusia awal 20-an mencapai 1,45 juta pada tahun 2022, turun 29,2 persen dari 2,04 juta pada tahun 1997, sementara jumlah perempuan berusia awal 40-an adalah 1,95 juta, naik 16,3 persen dari tahun 1997 sebesar 1,68 juta.

    Selain perubahan demografi, alasan lainnya di balik fenomena sosial ini adalah faktor tuntunan ekonomi. Sebab, para wanita merasa lebih harus memprioritaskan untuk mendapatkan pekerjaan tetap atau membeli rumah, dibandingkan menikah. 


    Artikel Selanjutnya


    6 Fakta Erina Gudono, Calon Menantu Terakhir Presiden Jokowi

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.