Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kronologi Ribuan Siswa di Korea Keracunan Kimchi
    Inspiring You

    Kronologi Ribuan Siswa di Korea Keracunan Kimchi

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman8 Juli 2024Updated:9 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Baru-baru ini, ribuan warga di Korea Selatan mengalami keracunan makanan usai menyantap kimchi. Menurut pemerintah Kota Namwon, ada 1.000 lebih dari orang yang keracunan pada Jumat (5/7) pagi di wilayah tersebut.

    Melansir BBC, pada Sabtu (6/7) sore, media lokal melaporkan jumlah korban keracunan naik menjadi 1.024 kasus. Diduga penyebabnya karena kimchi tersebut terkontaminasi norovirus.

    Pihak berwenang mengatakan bahwa korban keracunan adalah para siswa dan staf dari 24 sekolah. Mereka mengalami muntah-muntah, diare, dan sakit perut setelah jam makan siang sekolah.

    Seperti diketahui, kimchi adalah makanan khas Korea yang terbuat dari fermentasi sayuran, umumnya kubis. Makanan ini diduga telah terkontaminasi norovirus sehingga membuat orang keracunan.

    Norovirus sangat menular dan dapat menyebar melalui sentuhan pada permukaan yang terkontaminasi, seperti gagang semprot toilet maupun orang yang sudah terinfeksi. Umumnya, mereka yang terinfeksi akan sembuh dalam beberapa hari tanpa perlu dirawat di rumah sakit. Namun, beberapa orang juga ada yang menderita sakit parah.

    Pejabat Kota Namwon mengatakan pihaknya tengah memulai penyelidikan epidemiologi untuk mengungkap sumber penyakit pada hari Rabu (3/7), setelah kasus pertama dilaporkan pada hari sebelumnya, Selasa (2/7).

    Sejak itu, jumlah kasus meningkat pesat dari 153 pada hari Rabu menjadi 745 pada hari Kamis (4/7).

    Walikota Namwon, Choi Kyung-sik, mengatakan petugas kesehatan telah melakukan ‘tanggapan pre-emptive dan eksesif’ guna mencegah penyebaran lebih lanjut.

    “Kami akan memastikan keselamatan warga kami,” paparnya.

    Pejabat kota mengatakan norovirus telah terdeteksi di pasien, melalui sampel lingkungan dan beberapa kimchi yang secara rutin dikirimkan ke sekolah-sekolah.

    Akibat insiden ini, departemen bencana dan keselamatan untuk sementara menghentikan produksi dan penjualan produk apa pun dari perusahaan pembuat kimchi yang juga sedang dalam proses penarikan sukarela produk yang telah didistribusikan. Kendati demikian, hingga saat ini belum diketahui perusahaan apa yang memproduksi kimchi tersebut.

    Saksikan video di bawah ini:

    Terungkap! Hasil Penyelidikan Kematian Penyanyi K-Pop Park Bo-Ram




    Next Article



    Terkuak, Ini Rahasia Warga Korsel dan Jepang Tak Bau Ketiak



    (hsy/hsy)

    Berani sukses Selalu Semangat
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    6 Tempat Wisata Legend Ini Dulu Ramai, Kini Sepi Bak Kuburan

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.